Kumpulan Goresan Pena (Puisi ke-2)

130408

Dentang jam itu membuyarkan lamunanku akan engkau

Dia selalu hadir di tiap-tiap detik menunggu datangnya engkau

Kau bawa aku mengukir indahnya kanvas-kanvas cinta

Dan aku tau apa artinya diriku tanpa engkau

Atau lukiskan bayangan indahnya cinta yang kau pupuk untukku

Dan aku terbuai dan terhanyut bersama indahnya bunga diantara dua musim

Kau berikan aku arti cinta sebenar-benarnya cinta

Sayangku padamu membuat karatan yang tebal dihari ini

Jika kau acuhkan aku sehari saja, entah apa yang akan terjadi

Cahya ini akan hilang-meredup mengurai gelap

Aku disini selalu menanti hari-hari bersamamu

Aku disini selalu menaruh harapan besar untuk selalu bersamamu

Kepada (010107)selasa

Kepada khayalan aku menyandarkan anganku

Sebab hanya dia yang tak mampu ungkap dalam kenyataan

Kepada sedih aku pupuskan kehampaan

Sebab hanya dia yang tak bisa kukubur dalam jurang hatiku

Kepada angin aku bawa pesan dari hati ini

Biar takkan ada yang tahu dia juga begitu

Kepada malam aku enggan kembali pada pagi

Biarkan aku tak jumpa kala mentari bersinar

Kepada cinta aku tebarkan debu-debu rindu

Dan andai saja tangan halusnya belai penuh makna

Kepada senyumannya aku angkuhkan cintaku padanya

Dan hanya kau yang dapat rasakan ketulusan yang ada di dalamnya

010108

Disini (In here)

Ada api yang takkan pernah padam

Meski kayu habis dimakan bara

Dan disini, asap itu menyampaikan pesan padanya

Dimana kokohnya angin menerpa goyah…

Ia menghilang, meski asap itu terus mencarinya

Dan terus hingga menyatu dengan sang awan

Awanpun menyesal karena ada pesan yang tertunda

Dan tepat disini memanggil namanya

Disini seakan pagi enggan menjemputku

Hingga membiarkanku larut bersama rembulan

Menyelami makna sejuk yang tersimpan diantara cahyanya

Dan aku disini akan tetap bersama malam hingga ia menjemputku

Bingkiskan bintang hati ini bersama mentari

Menatap kejujuran dimatamu

Menyiratkan sejuta rindu yang menggelora didalamnya

Seakan semuanya kembali mengukir kenangan

Bersamamu seolah tanpa akhir

Menggenggam erat tanganmu beri kehangatan

Menyejukkan kala bersama denganmu

Dengan sejuta rasa yang campur aduk dihati ini

Dan engkaulah orangnya

Ku genggam erat getaran cinta yang ada didirimu

Sosok dirimu begitu indah dan menyentuh kalbu

Rasa sayang diriku kadang menyiksa diri ini

Apakah kau mengerti dan coba pahami hati ini

Kapal cintaku

Dihatimu kulabuhkan singgasana hatiku

Kutautkan erat pada jangkar cintamu

Kau bawa aku berlayar mengarungi samudera cinta

Melepaskan semua lembayung masa lalu

Aku menyerahkan semua cinta ini pada sang nakhoda

Ia yang akan mengendalikan dan membawaku pada indahnya cinta

Rasa sayangku padamu menghayutkan semua halangan

Dan engkau mampu menerjang gelombang asmara

Kutautkan segenap perasaan dan jiwaku ini bersama dirimu

Sebab indahnya tatap matamu mengurai senyum dihati ini

Takkan kugadaikan hati ini untuk orang lain terkecuali dirimu

Dan inilah suasana hatiku yang sejujurnya

240408 (kamis)

Sosok dirinya menguak kembali lekat kedalam dirimu

Kenangan dirinya takkan pernah kabur dalam benakku

Walau duniaku dan duniamu telah jauh berbeda

Dan aku telah punya orang lain sebagai pengganti

260408 (sabtu)

Mengawali puisi cinta dengan makna persahabatan

Batinku berontak memahami kasihnya

Belaian lembut tangannya tiada lagi kurasakan

Teduh sinar matanya sudah dipupuskan

Rangkaian kata-kata itu sudah tak punya makna

Saying haruskah kulepaskan jeratan cintaku ini

Agar kita mutlak merasakan kebebasan

Laksana sang burung melebarkan sayap terbang tinggi

Kondisi cinta kita ini serapuh daun kering

Kekeringan hati ini enggan bawanya pada kebahagiaan

Cahya hatiku telah kau redupkan

Dengan hadirnya dia sebagai perantara kita


Lembayung masa laluku

Segurat lembayung masa laluku terurai kembali

Memilih dirimu sebagai pengganti dirinya

Tak ada yang salah dengan perasaan ini

Keberadaan dirimu merupakan anugerah terindah

Huh… walau aku tahu dirinya telah berbeda

Tak mungkin kuharapkan jalanku sama dengannya

Salah apabila takdir dianggap kejam

Kadang kebahagiaan itu bersembunyi dibalik kesedihan

Tak ada yang kau tipu dengan kasih saying ini sebab,

Dihatiku memang telah tersimpan harta tak ternilai

Dan tak ada yang mampu membelinya

Sebab cinta dan sayang ini tulus dari hati

Awal dan akhir (270408)

Kapan terakhir kudengar sapaan lembut sebelum tidur

Menjagaku dari mimpi-mimpi buruk

Kapan terakhir kali kau ucapkan sayang padaku

Rangkaian kata sayang itu buat aku selalu ingat kamu

Kapan akan kau awali kemesraan seperti dulu

Lembut sentuhan tanganmu lupa akan semua dukaku

Mesra tatapan matamu buat hilang semua risau

Kutunggu… dirimu seperti dulu

Jalinan kasihmu

Memilihmu adalah kebahagiaan terbesar bagi diriku

Sesal yang ada tak mengalahkan jalinan cinta yang kau anyam

Kekuatannya kokoh sekuat benang nylon

Kelembutannya selembut kain sutra

Menyelami hari-hari bersama dirimu membuat waktu semakin pendek

Menyelami palung hatimu tak kuasa kutahan

Dan andai kau izinkan aku memasukinya

Akan kuwujudkan semua mimpi-mimpimu bersamaku

Rasakan apa yang ku rasa sayang…

Pernahkah kau alami kegelisahan sepeti yang kurasa

suaramu getarkan hatiku

Sehari tak ada kabar dari sang kekasih

sentuhanmu menjalar kesanubariku

Membuat otakku dipenuhi pikiran-pikiran negative

tatapanmu hentikan aliran darahku

Kapan kau mengerti kegelisahan yang kualami pelukanmu hangatkan hati ini

Senyumanmu lupakan semua sedihku

Jujur kuungkapkan disetiap puisi-puisiku

Engkau sebagai sumber inspirasi ditiap baitnya

Baying wajahmu gerakan penaku

Senyum yang hiasi wajahmu buatku rindu

Mengapa aku jadi begini gila

Lupa akan waktu, lupa akan sakitku

Semuanya seakan hilang ditelan candamu

Ingin aku tahu perasaan yang kau rasa

Tanyaku

Malam ini dingin yang kurasa bukan dingin seperti biasa

Dingin ini datang dari dinginnya sikapmu padaku

Ingin kutanya hatimu untuk siapa?

Ingin pula kubuka pintu hatimu!

Agar semua pertanyaan-pertanyaanku dapat terjawab

Bukannya aku tak percaya pada tutur lisannya

Tetapi, ada banyak godaan yang datang menyapaku

Pendiriankupun terkadang dapat digoyahkan pula


Pemuja cinta di dalam bayang kerinduan (240608)

Melayang bebas, itulah ungkapan yang cocok untuk hatiku

Membayangkan dirimu akan jauh dari sisiku

Seakan menyiratkan sebuah kisah cinta yang terpisah jauh

Dan disini aku, menjadi pemuja sejati datangnya engkau

Bisakah kau Tanya pada nuranimu…

Berjuta keluh ingin kusampaikan

Pada angin agar dia datang dan ungkapkan kerinduan yang tak tertahan

Tapi usahlah, cukup untuk diriku saja


PUISI TERKHUSUS

First day (040508)

Hari keempat dipenantianku menunggu dirimu

Gelisah,

Aku tak tahu ada apa denganku?

Kala kau datang buyarkan kata menunggu

Bisikkan keangkuhan didepan dirimu

Sejujurnya aku ingin bilang rindu

Dan betapa inginnya ku jumpa dengan dirimu

Apa yang hendak kutulis dikertas ini

Entah mengapa semua inspirasiku hilang

Yang kuingat hanya kata instuisi dirimu

Dan itu tepat kala kau datang

Bayang wajahmu, senyummu semuanya terekan baik di memory otakku

Dan kurasa apapun yang ada di dirimu

Tak dapat tergantikan dengan orang lain

Second day (050508)

Seputih lembaran kertas yang akan kutuliskan sebait puisi

Turut mewakili sejuta kata yang ingin kusampaikan

Dan aku telah kehabisan kata untuk mengisyaratkan dirinya

Seolah tak ada kata yang tepat untuk mewakili perasaan ini

Sepolos lembaran kertas ini

Tak inginkutorehkan noda yang akan lukai dia

Sebab bukan noda yang akan kuberi

Tetapi, sebuah perasaan yang aku sendiri tak mengerti

Belum pernah aku miliki sebelumnya

Apakah pencarianku terhenti pada dirimu

Third day (060508)

Dekatmu… seolah lupakan keluh kesahku

Menatap matamu buyarkan semua emosiku

Derap langkah denganmu hadirkan keceriaan

Mampukah aku meninggalkan letak kebahagianku

Menyayangi dirimu mewujudkan keindahan disetiap pesona

Memilikimu adalah impian bagi sang pujangga

Sebab sang pencinta sendiri telah kehabisan kata

Untuk memuji dan menyanjung sang dara

Fourth day (070508)

Hari-hari yang kita jalani bagai menjembatani dua jalan

Dimana perlintasan telah pertemukan kita

Kau dan aku dalam makna kasih sayang

Terobati sudah luka yang ada dihati

Aku tak ingin seperti lilin

Yang hanya mampu terangi sekitarnya, tetapi melelehkan dirinya

Aku ingin selalu ada disenang dan sedihnya

Sebab engkau adalah jiwa dan gairah kehidupan

Kata sayang yang terucap dari bibirmu

Adalah kat terindah bagi pencinta sepertiku

Engkau adalah pelita penunjuk arahku

Dan tetaplah menjadi penerang bagi hati dan jiwaku

Fifth day (080508)

Semua keluh kesahmu adalah keluh kesahku juga

Riang tawamu ingin iringi derap jalan kita

Kemana jejak langkahmu disitu akan kulabuhkan

Dan kuharapkan jangan pernah ada duka

Dua hari lagi umurmu bertambah

Kuharap diultahmu sekarang

Akan menambah rasa cintamu pada Tuhan

Sebab kita hidup bukan untuk selamanya

Kalau tiba saatnya kematian akan datang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s