“Jawaban Sharing Antropologi”

  1. Cara memindahkan personality seseorang atas tiga pilar, pengetahuan, perasaan dan naluri dalam tindakan manusia

Sebagaimana yang kita ketahui sebuah “konsep” tidak dapat secara langsung teraplikasikan sebelum pancaindra memprosesnya, misalnya dengan jalan melihat melalui mata, mendengar melalui telinga, merasa dan meraba melalui kulit, maupun mengecapnya melalui  lidah. Begitupula cara yang dapat dilakukan untuk memindahkan personality (kepribadian) yang dibangun atas dasar (pengetahuan, perasaan, dan naluri) kedalam sebuah tindakan, juga memerlukan sebuah proses “memindahkan konsep” tersebut dari sistem panca indra yang diolah melalui akal dan berkembang menjadi gagasan/ide (khusus untuk pilar pengetahuan). Selanjutnya, dari pengetahuan yang ada kembali di timbang melalui perasaan (apakah telah sesuai dengan konteks pemikirannya), kelanjutan dari pilar-pilar pengetahuan dan perasaan adalah “naluri” yang telah berasal dari dalam diri seseorang ( termuat di dalam 7 dorongan naluri), sedangkan pemindahannya biasanya disesuaikan dengan kebutuhan seseorang, apabila kebutuhannya sifatnya mendesak maka kecendrungan untuk berbuatpun akan semakin besar, adapun kebutuhan seseorang dilihat kembali dari segi materiil dan spiritual, dimana pemenuhan kebutuhan ini mengharuskan orang untuk berusaha mencapainya.

Adapun jalan yang dapat ditempuh, yaitu: memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk dirinya dengan menunjukkan bakat yang ada, misalnya ia mempunyai bakat suka menyanyi maka berikan dorongan yang kuat agar ia mau menunjukkan bakat tersebut kearah yang benar (dengan jalan mengikuti lomba-lomba nyanyi maupun dengan ikut les vocal)

Sedangkan cara lainnya adalah dengan jalan paksaan (ancaman). Kecendrungan orang berbuat apabila sifatnya memaksa maka akan lebih besar pengaruhnya dibandingkan dengan menunggu kesadaran diri orang tersebut, biasanya penerapan disiplin yang ketat akan membentuk karakter orang lebih kaku walaupun seragam dala pola tindakan dan perilakunya.

Pemberiaan penghargaan maupun hadiah adalah salah satu cara untuk mendorong orang lebih cepat melaksanakan sesuatu, biasanya hadiah merupakan penguatan positif yang tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap perkembangannya.

2.Contoh konkret memindahkan tiga wujud kebudayaan kedalam suatu masyarakat yakni

Kebudayaan adalah  sistem pengetahuan yakni penggabungan dari  sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak (berwujud fisik).

Dari ide (berupa gagasan-gagasan) yang letaknya ada dikepala masing-masing orang, yang sifatnya tidak terlihat, tidak dapat diraba maupun difoto untuk mengetahuinya (abstrak). Untuk itu, setelah manusia mengenal tulisan (zaman sejarah) pengembangan konsep ide ini disalurkan melalui tulisan. Agar ide yang ada dikepalanya dapat diketahui oleh orang lain, karenanya sumber tulisan dalam sejarah amatlah penting untuk menjabarkan peristiwa-peristiwa masa lampau.

Setelah memaknai konsep ide, maka orang akan beraktifitas , sifatnya lebih konkret karena kita dapat melihat, karena itu aktifitas manusi ini dimasukkan dalam sistem sosial, dimana manusia saling berinteraksi, bekerjasama maupun saling bertentangan. Antara aktivitas seseorang dengan yang lain tentunya berbeda-beda mengingat pola pikir yang ada dikepal masing-masing juga berbeda. Hingganya kebudayaan yang dihasilkannya pun cenderung berbeda pula.

Sedangkan perwujudan kebudayaan dari yang dua tadi (ide dan aktivitas) adalah benda-benda yang berwujud(artefak), benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Sedangkan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari misalnya saja fasilitas-fasilitas yang mempermudah orang untuk bekerja seperti: laptop dengan sistem yang semakin canggih, handphone,  sepeda motor.

Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.

3.Memaknai konsep migrasi, akulturasi dan asimilasi dalam masyarakat Banjar.

Melihat dari gejala yang ada di dalam struktur masyarakat Banjar, kebudayaannya (Banjar culture) banyak dipengaruhi oleh islam (islamic of centre).

Penyebaran Unsur-Unsur Kebudayaan. Bersamaan dengan penyebaran dan migrasi kelompok-kelompok manusia di muka bumi, turut pula tersebar unsur-unsur kebudayaan dan sejarah dari proses penyebaran unsur penyebaran kebudayaan seluruh penjuru dunia yang disebut proses difusi (diffusion). Salah satu bentuk difusi dibawa oleh kelompok-kelompok yang bermigrasi. Namun bisa juga tanpa adanaya migrasi, tetapi karena ada guru-guru yang membawa unsur-unsur kebudayaan itu, dan mereka adalah para pedagang dan pelaut. Begitupula dengan apa yang terjadi pada kebudayaan urang banjar, proses migrasi yang terjadi juga turut mengikutkan kebudayaannya, banyak dibawa oleh pedagang-pedagang serta kelompok-kelompoknya. Proses migrasi ini melibatkan penduduk pendatang dengan penduduk asli melakukan hubungan kebudayaan atau yang dikenal dengan akulturasi.

Akulturasi dan Pembauran atau Asimilasi. Akulturasi. Proses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing dengan demikian rupa, sehingga unsur-unsur kebudayaan asing tersebut lambat laun diterima dan dioalh kedalm kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri. Nah, inilah yang terjadipula pada penduduk Banjar yang banyak mendapatkankan konsep budayanya dari islam, terlihat pada pengaruh yang dirasakan oleh penerima budaya di Banjarmasin.

Asimilasi. Proses sosial yang timbul bila ada golongan-golongan manusia dengan latar kebudayaan yang berbeda-beda. Kemudian saling bergaul langsung secara intensif untuk waktu yang lama, sehingga kebudayaan golongan-golongan tadi masing-masing berubah sifatnya yang khas, dan juga unsur-unsurnya masing-masing berubah wujudnya menjadi unsur-unsur kebudayaan yang campuran. Budaya orang Banjar tidak sepenuhnya terkikis oleh kebudayaan dari pendatang. Namun, dipadukan dan diintegrasikan agar menjadi kebudayaan yang tinggi (peradaban).

4.Kekayaan sumber daya alam tidak menjadikan masyarakat mendapatkan tingkat kemakmuran yang tidak memadai dikarenakan SDA yang melimpah bukan jaminan kesejahteraan maupun memakmuran bagi penghuninya. Tetapi yang menjadi pengontrol dari SDA tersebut adalah bagaimana kualitas Sumber Daya Manusia yang ada, sehingga pemanfaatan SDA tersebut benar-benar terkelola dengan baik oleh tangan-tangan handal dari dalam negeri sendiri. Sedangkan dari sudut pandang budaya sendiri yakni sebuah kekuatan budaya yang melekat dari masyarakatnya sendiri, gejala konsumerisme sebagai akibat globalisasi juga sudah membudaya di kalangan masyarakat Indonesia, sehingga ada kecendrungan sifat orang-orang kita hanya bisa menikmati tanpa harus susah-susah mikir, ibaratnya begini “ngapain mencari yang susah-susah kalau yang mudah didepan mata”

5.Menurut kajian kebudayaan penyebab pokok para guru susah melakukan penemuan-penemuan serta penerapan penemuan-penemuan baru dalam pembaharuan pendidikan.

Sebelum berbicara panjang lebar tentang alasan susahnya para guru untuk melakukan penemuan dan menerapkannya, ada baiknya kita mengetahui konsep Inovasi/penemuan adalah suatu proses pembaruan dari penggunaan sumber-sumber alam, energi, dan modal serta penataan kembali dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru, sehingga terbentuk suatu sistem produksi dari produk-produk baru. Suatu proses inovasi tentu berkaitan  penemuan baru dalam teknologi, yang biasanya merupakan suatu proses sosial yang melalui tahap discovery dan invension.

Pendorong penemuan baru. Faktor-faktor yang menjadi pendorong bagi seorang guru untuk memulai serta mengembangkan penemuan baru adalah (1) kesadaran akan kekurangan dalam kebudayaan; (2) mutu dari keahlian dalam suatu kebudayaan; (3) sistem perangsang bagi kegiatan mencipta. Penemuan baru sering kali terjadi saat ada suatu krisis masyarakat, dan suatu krisis terjadi karena banyak orang merasa tidak puas karena mereka melihat kekurangan-kekurangan yang ada di sekelilingnya.

Dengan demikian proses inovasi itu merupakan suatu proses evolusi juga. Bedanya ialah bahwa dalam proses inovasi  para guru berperan secara aktif, sedangkan dalam proses evolusi para guru itu pasif, bahkan seringkali negatif.

SISTEM MATA PENCAHARIAN

<!– @page { margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –

Sebelum mengenal lebih jauh tentang bagaimana sistem mata pencaharian urang Banjar, alangkah baiknya kalau kita mengenal terlebih dahulu dari segi arti sistem mata pencaharian itu sendiri, berdasarkan Kamus Umum Bahasa Indonesia edisi ketiga karangan Poerwandarminta, sistem mata pencaharian terdiri dari dua unsur kata yaitu:

Sistem:

Pengertian sistem ada tiga yaitu:

  1. Sekelompok bagian (alat, dsb) yang bekerja bersama-sama untuk melakukan sesuatu ; -urat saraf dalam tubuh-pemerintahan,

  2. Sekelompok dari pendapatan, peristiwa, kepercayaan,dsb. Yang disusun dan diatur baik-baik-filsafat

  3. Cara (metode) yang teratur untuk melakukan sesuatu;-pengajaran bahasa

Mata Pencaharian:

Berarti, pekerjaan yang menjadi pokok penghidupan (sumbu atau pokok), pekerjaan/pencaharian utama yang dikerjakan untuk biaya sehari-hari.

Misalnya; pencaharian penduduk desa itu bertani.

“Dengan kata lain sistem mata pencaharian adalah cara yang dilakukan oleh sekelompok orang sebagai kegiatan sehari-hari guna usaha pemenuhan kehidupan, dan menjadi pokok penghidupan baginya”.

Pada masa kehidupan manusia prasejarah yang mempunyai pola pemikiran sangat sederhana dimana kegiatannya sebatas berburu dan meramu makanan, dalam berburu dan meramu inipun ada faktor-faktor yang sangat mempengaruhinya yaitu: faktor iklim, kesuburan tanah, keadaan binatang buruan dan lain sebagainya sebagai pendukung kegiatan mereka.

Mata pencaharian tingkat selanjutnya sebagai usaha pemajuan otak manusia adalah bercocok tanam tingkat sederhana. Dimasa ini manusia telah memasuki taraf kehidupan yang lebih baik, dimana pengenalan sistem bercocok tanam tingkat sederhana ini akan sangat mempengaruhi budaya dan peradaban tingkat lanjut karena manusia pada masa ini hidupnya sudah mulai menetap, dengan menempati rumah-rumah yang sudah barang tentu sangat sederhana untuk menunjang kehidupannya. Ada pengaruh lain yang sangat dirasakan akan mengubah struktur dari mata pencaharian itu sendiri yaitu disaat kebutuhan manusia semakin meningkat maka berkaitan dengan penggunaan alat juga akan meningkat pula yang disesuaikan dengan keperluannya. Selain itu pada masa bercocok tanam selanjutnya maka manusia pada zaman itu juga sudah mengenal mata pencaharian sampingan seperti: beternak dan berkebun.

Dengan pola pemikiran yang lebih maju, maka manusia mulai berfikir untuk mencari alat penukar barang, artinya apa ? Sesuatu itu menjadi bernilai apabila kita memerlukannya. Kelajutan dari ini maka dikenalkanlah sebuah sistem sebagai penunjangnya yaitu “sistem barter” barang tertentu ditukar dengan barang yang mungkin nilainya bisa lebih besar atau sebaliknya lebih kecil karena kecendrungan dua sisi inilah maka manusia akan kembali memikirkan sistem barter dirasa berat sebelah apabila nilainya tidak sesuai maka kembali berkembang sistem tukar-menukar dengan menggunakan standar uang.

Lalu dimana tempat terjadinya tukar-menukar tersebut, pada mulanya masih sebatas individu atau antar individu meningkat dari individu dengan komunitas sampai antar komunitas. Disinilah maka muncul istilah pasar sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli.

Lalu apa kaitannya antara mata pencaharian manusia zaman dahulu dengan manusia zaman sekarang. Ada…kita tidak akan bisa lepas dengan masa dahulu maksudnya disini adalah mata pencaharian yang telah ada itu tidak serta-merta ditinggalkan, tetapi lebih dikembangkan agar semakin maju. Maka dari itu sebelum masuk pada sistem mata pencaharian urang banjar, saya akan mendeskripsikan secara singkat tentang perekonomian yang ada di Kalimantan Selatan.

Melihat segi geografis alam Kalimantan sangat subur dengan dialiri sungai-sungai yang mengalir tetap sepanjang tahun, kecendrungan masyarakatnya pun hidup didaerah-daerah dataran rendah dan dekat dengan sungai, corak ekonominya pun sudah beragam yakni ada yang bergerak dibidang peternakan, perikanan, perkebunan, perdagangan, membuat kerajinan-kerajinan (bisa yang berupa kerajinan tangan skala rumahan atau meningkat skala besar), pengangkutan, mencari barang tambang (berupa emas atau intan istilahnya mendulang), pembuatan kain tradisional, dan lain sebagainya.

System ekonomi tradisional yang ada di Kalimantan Selatan memiliki beberapa kriteria yaitu:

  1. Usaha yang dilakukan baru pada tingkat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari

  2. Peralatan yang digunakan masih sangat sederhana sekali, bahkan tak jarang ada yang dibuat sendiri.

  3. Belum terlihat secara tegas atau sama sekali belum terlihat adanya pengkhususan dalam bidang pekerjaan yang digeluti dalam usaha pemenuhan kebutuhan.

  4. Belum terlihatnya pemisahan antara hubungan yang bersifat ekonomis dengan hubungan yang bersifat sosial atau kebudayaan dalam menghasilkan barang-barang kebutuhan.

  5. Masih besar semangat kegotong-royongan yang terbina dalam sebuah kegiatan dalam menghasilkan barang-barang kebutuhan.

  6. Pada umumnya belum terlihat peranan dan fungsi pasar sebagai tempat penyaluran hasil barang tersebut.

Melihat corak ekonominya, maka dapat dibagi menjadi beberapa sub bidang yaitu:

  1. Pertanian

Kehidupan masyarakat Banjar tidak lepas dengan kehidupan agrarisnya, mengingat kebanyakan penduduk Kal-Sel menyandarkan pendapatannya dalam bidang ini, walaupun untuk usaha sampinganpun juga dilakukan apalagi bagi penduduk yang bertempat tinggal didataran rendah, dataran tinggi, rawa dan dekat sungai. Dalam hal istilah dalam bertani sendiri, masing-masing mempunyai kata tersendiri untuk menyebutkannya seperti:

Khusus dataran tinggi, ada beberapa kriteria penyebutan seperti:

    • Ladang Tegalan atau Bahuma Gunung

Biasanya dilakukan oleh masyarakat yang bermukim didaerah pegunungan seperti pengunungan meratus yang sistemnya masih menggunakan sistem tebang-bakar atau swidden (berpindah) yang menggunakan sistem siklus apabila lahan yang telah digunakan nantinya dapat kembali ditanami apabila telah menjadi belukar. Ini mungkin memerlukan waktu yang relative lama, tetapi karena telah menjadi kebiasaan maka nantinya tanah tersebut akan tetap diolah.

    • Berkebun Kacang Tanah di Gunung atau Bakacang

Khusus daerah Kabupaten Tapin kecamatan Piani, membuka lahannya khusus untuk berkebun kacang tanah. Sehingga urang Banjar sendiri sangat mengenal istilah kacang rantau yang sering di supply untuk daerah-daerah lain dan pasokan kacangpun secara khusus di datangkan dari Rantau.

Khusus dataran rendah, menyebutnya dengan istilah:

    • Sawah untuk membedakan antara pertanian dataran tinggi dan rendah dimana pada pertanian dataran rendah sendiri berada dialiran sungai-sungai besar yang ada di Kalimantan Selatan, dibedakan menjadi:

  • Sawah Tahun

Umur padinya sampai berumur 1 tahun, biasanya dilakukan oleh masyarakat yang tersebar didaerah khusunya seluruh Kal-Sel.

  • Bahuma Surung

Menanam bibit padi dilakukan pada saat musim kemarau tiba, dengan panennya saat musim hujan. Bahuma surung ini dilakukan Urang Banjar hanya sebagai penyeling Sawah Tahun, hingganya lahan tidak terlantar dan tidak akan menjadi lahan tidur.

  • Bahuma Rintak

Kebalikan dari bahuma surung maka pelaksanaannya dapat dilakukan pada saat musim penghujan, sedangkan panennya dilakukan pada saat kemarau.

  • Bahuma Gadabung

Sama seperti pada sawah tahun, hanya saja dalam hal perbedaan penanaman bibitnya menyesuaikan dengan keadaan musim. Bahuma Gadabung sudah tidak dilakukan lagi mengingat musim yangb tidak menentu.

  • Bahuma Penyambung

Mengingat kemungkinan musim hujan yang lama maka dilakukanlah bahuma penyambung ini agar tidak terjadi kegagalan panen pada saat musim yang tidak menentu.

    • Huma musim untuk musiman biasanya dilakukan setelah penen

Misalnya:

  • Batanam gumbili

Jenis yang ditanam biasanya adalah gumbili Negara dan gumbili lancar (karena tanaman ini merayap ditanah).

  • Batanam sumangka, waluh, dan jagung

Penanaman dilakukan mengingat waktu jeda antara setelah panen maka bibit yang ditanam biasanya adalah sumangka habang, bilungka langkang, dan mentimun.

  1. Berkebun

Berkebun merupakan kegiatan masyarakat yang dilakukan di dataran rendah dan di dataran tinggi sesuai dengan geografis wilayahnya, usaha berkebun ini sebagai usaha jangka panjang yang dilakukan. Adapun berkebun yang dilakukan urang banjar diklasifikasikan menjadi:

Khusus daerah dataran rendah dan dataran tinggi dapat mengusahakan perkebunan bidang:

    • Kebun rumbia

Jenis perkebunan ini ditanam di dataran rendah yang dialiri sungai –sungai besar seperti sungai Bahan, Negara, dan sungai tapin. Hasil dari perkebunan ini adalah sagu, daunnya untuk atap, dan pelepahnya untuk membuat lampit, hati atau paya digunakan untuk makan ternak yaitu untuk pangan itik. Begitu bermanfaatnya rumbia sebagai usaha bidang perkebunan maka usaha ini masih banyak dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Tapin.

    • Kebun nyiur

Merupakan perkebunan kelapa yang berada didataran rendah yang biasanya ditanam diatas tanggul atau galangan dan parit-parit berupa jalur-jalur untuk membawa buah yang dipetik dengan cara menghayutkan buah kelapa tersebut di parit-parit.

    • Kebun pisang

Pengusahaan Pohon pisang juga dilakukan didataran rendah, yang ditanam digalangan sawah.

    • Kebun paring atau bambu

Kebun paring banyak terdapat didaerah-daerah dataran tinggi yang kadang terlihat seperti hutan bamboo, karena jarak yang berdekatan. Bisanya digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kerajianan alat penangkapan ikan, dan anyaman bambu.

    • Kebun hanau atau enau

Jenis pekebunan ini ditanam didaerah pegunungan dengan hawa sejuk, proses pengambilan sarinya disebut menyadap seperti pada karet. Hanau atau enau ini merupakan salah satu bahan baku untuk membuat gula merah atau gula habang.

Dalam proses penyadapan, orangnya harus naik keatas pohon untuk mengambil sari atau nira dan diletakkan didalam bumbung atau sejenis batang pohon bambu yang besar untuk menyimpannya, setelah beberapa jam (saat nira telah habis menetes yang terkandung) maka bumbung yang telah berisi cairan enau tadi diambil dan disaring untuk memisahkan sari dari kotoran-kotoran yang ada didalamnya, maka proses selanjutnya adalah perebusan sari sampai cairan tersebut mengental, untuk menghasilkan warana gula merah yang bagus (kekuning-kuningan) maka oleh sebagian orang diberi parutan kemiri secukupnya. Maka proses terakhir adalah penuangan sari kedalan cetakan khusus.

    • Kebun karet

Hampir diseluruh pelosok Kalimantan-Selatan terdapat perkebunan karet, mengingat pengusahaan bidang ini dirasa sangat menguntungkan bagi orang yang mengusahakannya, khususnya adalah di daerah dataran tinggi seperti: Kabupaten Tanjung, Tabalong,HSU, HST, HSS dan Tapin yang mengusahakan lahannya untuk perkebunan karet. Secara umum penjualan hasil karet ini terdapat di daerah Tanjung.

Proses penyadapannya biasanya dilakukan pada saat pagi hari dengan menggunakan alat sejenis pahat dengan cara sebagai berikut:

Pahat tadi digunakan sebagai penoreh batang karet tetapi khususnya dibagian kulit ari batang, dan jangan sampai mengenai kulit bagian dalam batang mengingat apabila terkena maka hasil sadapan tidak terlalu banyak dan batang tersebut menjadi rusak karena proses pelukaan tadi.

Proses awalnya penorehan batang dengan melingkari batang, dengan menggunakan alat tersebut dan ditorehkan dari atas kebawah, sedangkan karet yang keluar di tadahkan dan mengalami proses selanjutnya.

    • Kebun lurus

Diusahakan didataran tinggi, dan dimanfaatkan untuk usaha perkayuan, sebagai bahan baku meubel.

    • Kebun buah-buahan bermusim

Untuk kebun buah-buahan bermusim seperti: rambutan, langsat atau duku, tiwadak atau cempedak, dan jenis buah-buahan yang ada pada bulan-bulan tertentu, jenis buah-buahan ini tersebar di seluruh pelosok Kalimantan Selatan.

  1. Perikanan

  1. Perikanan darat

    • Perikanan disungai besar

  1. Kumpai Paiwakan

Jenis pengusahaan perikanan ini umumnya berada di tepian sungai-sungai besar dengan memanfaatkan media enceng gondok (ilung) dan batang-batang pohon yang disatukan, dengan media ini maka ikan-ikan yang hidup di sungai bersarang pada media tersebut.

  1. Raba

Sama halnya dengan kumpai paiwakan maka media yang digunakan adalah batang pohon dan enceng gondok. Namun, pemeliharaan ikan ini lebih dkhususkan sebagai tempat memancing dan menombak ikan yang hidup didalamnya.

    • Danau

Daerah Kalimantan Selatan terdapat dua buah danau yaitu danau panggang di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan danau bangkau di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, ada berbagai macam ikan yang dihidup didanau tersebut, penangkapannyapun masih menggunakan alat-alat tradisional yang disesuaikan dengan pola musim.

    • Sungai paiwakan

Anak-anak sungai ditujukan kedaerah rawa untuk kemudian sebagai tempat perkembangan ikan dengan menggunakan penghalang yang terbuat dari bamboo, pada saat musim penghujan maka penghalang antara anak sungai dengan rawa ini dibuka dimaksudkan agar ikan-ikan ini kemudian tertampung di air rawa.

    • Sumur paiwakan

Hampir sama dengan sungai paiwakan, tetapi biasanya jauh dari tepi sungai, hingganya terdapat kesulitan untuk mengambil hasil ikan dari sumur paiwakan ini.

    • Pirungkang

  1. Perikanan laut

Khusus bagi masyarakat yang bertempat tinggal ditepi-tepi pantai sebagai mata pencaharian utamanya.

  1. Peternakan

  • Peternakan kerbau atau hadangan (dilakukan di daerah dataran rendah dan dataran tinggi)

  • Peternakan sapi

  • Peternakan itik

  • Peternakan ayam rumah

  1. Meramu

Kegiatan meramu yang ada di masa sekarang ini yaitu:

  • Meramu galam

  • Meramu kapur naga, papung, dan balangiran.

  • Meramu halayung dan sirang

  • Meramu rotan

  1. Kerajinan tangan

Ada beberapa jenis kerajinan yang berkembang di Kalimantan Selatan antara lain:

  • Penggosokan intan dan batu-batu alam

  • Kerajinan dengan media daun-daunan (misalnya daun rumbia)

  • Kerajinan rotan

  • Kerajinan jangkang

  • Pertukangan rumah

  • Tukang mas

  • Kerajinan kuningan

  • Pandai besi

  • Kerajinan gerabah

  • Kerajinan pembuatan kain tradisional

  • Kerajinan pembuatan alat penangkap ikan

  • Pembuatan anyaman purun

  • Kerajinan sulam-menyulam dan membordir

  • Pembuatan kue-kue tradisional

  • Kerajinan anyaman bambu

  1. Kegiatan perdagangan

Kegiatan perdagangan ini berkembang pada masyarakat yang bertempat tinggal di bantaran sungai, bidangnya sendiripun ada berbagai macam perdagangan yang dijalankan oleh masyarakatnya sesuai dengan tingkat keperluan. Namun, ada ciri khas dalam kegiatan berdagang itu sendiri yakni dikenalnya system penyambangan atau pembalantikan (sebagai pedagang perantara antara produsen utama dengan konsumen tingkat lanjut yang biasanya menunggu ditempat-tempat tertentu untuk membeli secara langsung barang-barang yang akan dijual langsung dari produsen).

Sumber Bacaan:

Idwar Saleh, dkk. 2007. Urang Banjar dan Kebudayaannya. Kalimantan Selatan: Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pustaka Banua.

Tim penyusun. 1983. Sistem Ekonomi Tradisional Sebagai Perwujudan Tanggapan Masyarakat Terhadap Lingkungannya Daerah Kal-Sel. Banjarmasin: DEPDIKBUD.

Kumpulan Goresan Pena (Puisi ke-2)

130408

Dentang jam itu membuyarkan lamunanku akan engkau

Dia selalu hadir di tiap-tiap detik menunggu datangnya engkau

Kau bawa aku mengukir indahnya kanvas-kanvas cinta

Dan aku tau apa artinya diriku tanpa engkau

Atau lukiskan bayangan indahnya cinta yang kau pupuk untukku

Dan aku terbuai dan terhanyut bersama indahnya bunga diantara dua musim

Kau berikan aku arti cinta sebenar-benarnya cinta

Sayangku padamu membuat karatan yang tebal dihari ini

Jika kau acuhkan aku sehari saja, entah apa yang akan terjadi

Cahya ini akan hilang-meredup mengurai gelap

Aku disini selalu menanti hari-hari bersamamu

Aku disini selalu menaruh harapan besar untuk selalu bersamamu

Kepada (010107)selasa

Kepada khayalan aku menyandarkan anganku

Sebab hanya dia yang tak mampu ungkap dalam kenyataan

Kepada sedih aku pupuskan kehampaan

Sebab hanya dia yang tak bisa kukubur dalam jurang hatiku

Kepada angin aku bawa pesan dari hati ini

Biar takkan ada yang tahu dia juga begitu

Kepada malam aku enggan kembali pada pagi

Biarkan aku tak jumpa kala mentari bersinar

Kepada cinta aku tebarkan debu-debu rindu

Dan andai saja tangan halusnya belai penuh makna

Kepada senyumannya aku angkuhkan cintaku padanya

Dan hanya kau yang dapat rasakan ketulusan yang ada di dalamnya

010108

Disini (In here)

Ada api yang takkan pernah padam

Meski kayu habis dimakan bara

Dan disini, asap itu menyampaikan pesan padanya

Dimana kokohnya angin menerpa goyah…

Ia menghilang, meski asap itu terus mencarinya

Dan terus hingga menyatu dengan sang awan

Awanpun menyesal karena ada pesan yang tertunda

Dan tepat disini memanggil namanya

Disini seakan pagi enggan menjemputku

Hingga membiarkanku larut bersama rembulan

Menyelami makna sejuk yang tersimpan diantara cahyanya

Dan aku disini akan tetap bersama malam hingga ia menjemputku

Bingkiskan bintang hati ini bersama mentari

Menatap kejujuran dimatamu

Menyiratkan sejuta rindu yang menggelora didalamnya

Seakan semuanya kembali mengukir kenangan

Bersamamu seolah tanpa akhir

Menggenggam erat tanganmu beri kehangatan

Menyejukkan kala bersama denganmu

Dengan sejuta rasa yang campur aduk dihati ini

Dan engkaulah orangnya

Ku genggam erat getaran cinta yang ada didirimu

Sosok dirimu begitu indah dan menyentuh kalbu

Rasa sayang diriku kadang menyiksa diri ini

Apakah kau mengerti dan coba pahami hati ini

Kapal cintaku

Dihatimu kulabuhkan singgasana hatiku

Kutautkan erat pada jangkar cintamu

Kau bawa aku berlayar mengarungi samudera cinta

Melepaskan semua lembayung masa lalu

Aku menyerahkan semua cinta ini pada sang nakhoda

Ia yang akan mengendalikan dan membawaku pada indahnya cinta

Rasa sayangku padamu menghayutkan semua halangan

Dan engkau mampu menerjang gelombang asmara

Kutautkan segenap perasaan dan jiwaku ini bersama dirimu

Sebab indahnya tatap matamu mengurai senyum dihati ini

Takkan kugadaikan hati ini untuk orang lain terkecuali dirimu

Dan inilah suasana hatiku yang sejujurnya

240408 (kamis)

Sosok dirinya menguak kembali lekat kedalam dirimu

Kenangan dirinya takkan pernah kabur dalam benakku

Walau duniaku dan duniamu telah jauh berbeda

Dan aku telah punya orang lain sebagai pengganti

260408 (sabtu)

Mengawali puisi cinta dengan makna persahabatan

Batinku berontak memahami kasihnya

Belaian lembut tangannya tiada lagi kurasakan

Teduh sinar matanya sudah dipupuskan

Rangkaian kata-kata itu sudah tak punya makna

Saying haruskah kulepaskan jeratan cintaku ini

Agar kita mutlak merasakan kebebasan

Laksana sang burung melebarkan sayap terbang tinggi

Kondisi cinta kita ini serapuh daun kering

Kekeringan hati ini enggan bawanya pada kebahagiaan

Cahya hatiku telah kau redupkan

Dengan hadirnya dia sebagai perantara kita


Lembayung masa laluku

Segurat lembayung masa laluku terurai kembali

Memilih dirimu sebagai pengganti dirinya

Tak ada yang salah dengan perasaan ini

Keberadaan dirimu merupakan anugerah terindah

Huh… walau aku tahu dirinya telah berbeda

Tak mungkin kuharapkan jalanku sama dengannya

Salah apabila takdir dianggap kejam

Kadang kebahagiaan itu bersembunyi dibalik kesedihan

Tak ada yang kau tipu dengan kasih saying ini sebab,

Dihatiku memang telah tersimpan harta tak ternilai

Dan tak ada yang mampu membelinya

Sebab cinta dan sayang ini tulus dari hati

Awal dan akhir (270408)

Kapan terakhir kudengar sapaan lembut sebelum tidur

Menjagaku dari mimpi-mimpi buruk

Kapan terakhir kali kau ucapkan sayang padaku

Rangkaian kata sayang itu buat aku selalu ingat kamu

Kapan akan kau awali kemesraan seperti dulu

Lembut sentuhan tanganmu lupa akan semua dukaku

Mesra tatapan matamu buat hilang semua risau

Kutunggu… dirimu seperti dulu

Jalinan kasihmu

Memilihmu adalah kebahagiaan terbesar bagi diriku

Sesal yang ada tak mengalahkan jalinan cinta yang kau anyam

Kekuatannya kokoh sekuat benang nylon

Kelembutannya selembut kain sutra

Menyelami hari-hari bersama dirimu membuat waktu semakin pendek

Menyelami palung hatimu tak kuasa kutahan

Dan andai kau izinkan aku memasukinya

Akan kuwujudkan semua mimpi-mimpimu bersamaku

Rasakan apa yang ku rasa sayang…

Pernahkah kau alami kegelisahan sepeti yang kurasa

suaramu getarkan hatiku

Sehari tak ada kabar dari sang kekasih

sentuhanmu menjalar kesanubariku

Membuat otakku dipenuhi pikiran-pikiran negative

tatapanmu hentikan aliran darahku

Kapan kau mengerti kegelisahan yang kualami pelukanmu hangatkan hati ini

Senyumanmu lupakan semua sedihku

Jujur kuungkapkan disetiap puisi-puisiku

Engkau sebagai sumber inspirasi ditiap baitnya

Baying wajahmu gerakan penaku

Senyum yang hiasi wajahmu buatku rindu

Mengapa aku jadi begini gila

Lupa akan waktu, lupa akan sakitku

Semuanya seakan hilang ditelan candamu

Ingin aku tahu perasaan yang kau rasa

Tanyaku

Malam ini dingin yang kurasa bukan dingin seperti biasa

Dingin ini datang dari dinginnya sikapmu padaku

Ingin kutanya hatimu untuk siapa?

Ingin pula kubuka pintu hatimu!

Agar semua pertanyaan-pertanyaanku dapat terjawab

Bukannya aku tak percaya pada tutur lisannya

Tetapi, ada banyak godaan yang datang menyapaku

Pendiriankupun terkadang dapat digoyahkan pula


Pemuja cinta di dalam bayang kerinduan (240608)

Melayang bebas, itulah ungkapan yang cocok untuk hatiku

Membayangkan dirimu akan jauh dari sisiku

Seakan menyiratkan sebuah kisah cinta yang terpisah jauh

Dan disini aku, menjadi pemuja sejati datangnya engkau

Bisakah kau Tanya pada nuranimu…

Berjuta keluh ingin kusampaikan

Pada angin agar dia datang dan ungkapkan kerinduan yang tak tertahan

Tapi usahlah, cukup untuk diriku saja


PUISI TERKHUSUS

First day (040508)

Hari keempat dipenantianku menunggu dirimu

Gelisah,

Aku tak tahu ada apa denganku?

Kala kau datang buyarkan kata menunggu

Bisikkan keangkuhan didepan dirimu

Sejujurnya aku ingin bilang rindu

Dan betapa inginnya ku jumpa dengan dirimu

Apa yang hendak kutulis dikertas ini

Entah mengapa semua inspirasiku hilang

Yang kuingat hanya kata instuisi dirimu

Dan itu tepat kala kau datang

Bayang wajahmu, senyummu semuanya terekan baik di memory otakku

Dan kurasa apapun yang ada di dirimu

Tak dapat tergantikan dengan orang lain

Second day (050508)

Seputih lembaran kertas yang akan kutuliskan sebait puisi

Turut mewakili sejuta kata yang ingin kusampaikan

Dan aku telah kehabisan kata untuk mengisyaratkan dirinya

Seolah tak ada kata yang tepat untuk mewakili perasaan ini

Sepolos lembaran kertas ini

Tak inginkutorehkan noda yang akan lukai dia

Sebab bukan noda yang akan kuberi

Tetapi, sebuah perasaan yang aku sendiri tak mengerti

Belum pernah aku miliki sebelumnya

Apakah pencarianku terhenti pada dirimu

Third day (060508)

Dekatmu… seolah lupakan keluh kesahku

Menatap matamu buyarkan semua emosiku

Derap langkah denganmu hadirkan keceriaan

Mampukah aku meninggalkan letak kebahagianku

Menyayangi dirimu mewujudkan keindahan disetiap pesona

Memilikimu adalah impian bagi sang pujangga

Sebab sang pencinta sendiri telah kehabisan kata

Untuk memuji dan menyanjung sang dara

Fourth day (070508)

Hari-hari yang kita jalani bagai menjembatani dua jalan

Dimana perlintasan telah pertemukan kita

Kau dan aku dalam makna kasih sayang

Terobati sudah luka yang ada dihati

Aku tak ingin seperti lilin

Yang hanya mampu terangi sekitarnya, tetapi melelehkan dirinya

Aku ingin selalu ada disenang dan sedihnya

Sebab engkau adalah jiwa dan gairah kehidupan

Kata sayang yang terucap dari bibirmu

Adalah kat terindah bagi pencinta sepertiku

Engkau adalah pelita penunjuk arahku

Dan tetaplah menjadi penerang bagi hati dan jiwaku

Fifth day (080508)

Semua keluh kesahmu adalah keluh kesahku juga

Riang tawamu ingin iringi derap jalan kita

Kemana jejak langkahmu disitu akan kulabuhkan

Dan kuharapkan jangan pernah ada duka

Dua hari lagi umurmu bertambah

Kuharap diultahmu sekarang

Akan menambah rasa cintamu pada Tuhan

Sebab kita hidup bukan untuk selamanya

Kalau tiba saatnya kematian akan datang

Kumpulan Goresan Pena (puisi1)

23-Augst-2007 (Thursday)

kebodohanku

Apa ini hanya untuk mengalihkan perhatiannya

Coba lari dari kenyataan yang ada

Apakah pilihanku ini salah

Merusak hubungan yang sudah lama terjalin

Relakan sahabatku untuk menderita

Menepis angan yang dipendamnya

Tapi dia salah mengatikannya

Mengapa ku biarkan saja itu terjadi

Ah…… bodoh ….

Boleh saja kau rebut cintanya

Haruskah ku rusak persahabatanku ?

Jujur ataukah dusta aku pada dirinya ?

My best friend

Dia ada dikala gundah melanda

Dia ada memberi cahaya diantara keredupannya

Beri ceria waktu sedih dibalik itu

Aku rindu, ingin kubersamanya seperti dulu

Miliki dirinya, aku tak bias sepenuhnya

Relung hatinya … tak ada celahnya untukku

Mimpkah aku selama ini

Berharap dia dating beri cinta

Ku pikir aku salah miliki perasaan ini

Hati tak bias dustai tingkahku

Lupakan saja …

Anggap tak terjadi …

Kebohongan

Ada kebahagiaan yang dating lewat kata-katanya

Ada kerinduan yang hadir dihembusan angin malam ini

Aku merasakan cinta tapi bukan dengan dirinya

Tak usahlah kupikirkan itu

Jalani saja … siapa tahu itu keberuntunganku

Kenyataan itu buruk atau baik

Yang jelas aku telah meniti kebohongan

Miliki kisah baru dan lembar baru

Menyibak tirai, hampa dihati

Lihat diriku lihat hatiku

Manisnya … tapi bertumpah nista

Pahitnya … meliputi bahagia yang semu

Sebelum cahayanya hiasi relung hati

Uraikan makna cinta sesungguhnya

Aku telah jalani kisah ini

Akankah ini menuai benih kebahagiaan

Awal

Awal cerita cinta dimulai dengan benci

Pengertian dan kesabarannya buka hatiku

Mengubah pendirian goyahkan perasaan

Tapi itulah aku …

Campur adukkan khayalan dan kenyataan

Bukannya aku egois

Tapi haruskah menunggu selama ini

Tanpa kepastian dalam kebimbangan

Pilihan hatiku jatuh pada dirinya

Semoga ini pilihan terbaik untukku

Pertama dan terakhir cintaku dengannya

Hanya dengan dia dan dia …

Dirinya

Engkau pujaanku engkau pelindungku

Beri kehangatan dikala kebekuan hati

Ceriaku ada bersama dirinya

Bisikku hanya terdengar oleh nya

Bias dirimu ingin kupeluk erat

Biar kita bias rasakan hangat bersama

Jujur aku sayangi dirimu

Kau lengkapi ruang-ruang dihatiku

Kembali

Sayap-sayap kecil itu

Perlahan mengutuki dirinya

Mencoba lari dari kehidupan

Menghapus semua perih ini sendiri

Aku yang dulu mampu sinari hatiku

Kini tak mampu beri terang

Tetesan embun yang sejukkan hati

Ternyata berubah menjadi tetesan darah

Adakah segelintir harapan untuk diriku

Atau hanya pikiran kosong tanpa makna

Sayang

sayang aku tak mampu menatap lekat matamu

Sebab aku takut akan ada cinta lain

Sayang aku tak mampu ungkap sayang dihadapan dirimu

sayang … aku tak mampu jadi seperti yang kau impikan

sebab kau telah memilih dan itulah jalannya

jalan berliku yang akan kita hadapi

jalan persimpangan yang menentukan

sayang jangan kau rubah pendirianku

sebab rasa saying ini telah kau miliki sepenuhnya

dan cintaku akan kupersembahkan untuk dirimu seorang

jangan biarkan oranglain merenggut dirimu dari ku

rasa percaya ini kadang tak mampu bendung kekhawatiranku

entah ada bisikan apa yang menyatakan kau bohong dengam diriku

ku inginkan kata mngerti dibalik diamku tersimpan ketak percayaan.

Mimpi

Ada mimpi yang tak mungkin tercapai dialam nyata

Melayangkan sejuta pandang tak bertuan

Tumpahruah menytukan asa

Serasa alam nyata tetapi itu adalah khayalan

Bayangkan dia ada disini sekarang

Kau pandangi lekat matanya dan senyumnya

Bayangkan genggaman tangannya

Membalikkan jiwa yang haus akan cinta

Pilihanku

Pilihan itu menjtuhkan semua anganku

Engkau punya pesona tersendiri dihatiku

Tetapi seolah kau malah menjauh dari diriku

Imajinasiku seakan lepas tak tentu arah

Hanya kepada engkau kusandarkan raga dan hati ini

Karena dirimulah yang mampu menghlangkan kenangan dimasalalu ku

Hanya kepadamu lah ku larikan imajinatifku

Sebab dirimu menjadi tiang pendirianku

Coople HunnY (080208)

Cinta memang indah, tetapi dibalik keindahan itu

Tersimpan sejuta kesuraman yang aku tak tau

Seakan aku mendambakan cinta yang harus mengalir dari bibirnya

Tulus, ungkapkan seperti yang tersimpan dihatinya

Aku pengkhayal ulung yang mencari cinta

Dan dia datang bawa manisnya cinta

Aku benar-benar telah terhipnotis kala bersamanya

Dan akupun tak sanggup menatap indah matanya

Satu hal lagi yang akan segera aku sadari dari semuanya

Aku tak mampu untuk kehilangan dirinya

Yang akan sinari hari-hari bersamanya

Aku mencintainya dengan sebobroknya cinta yang kuketahui

Dan aku tak menyadari dirinya hadir bingkiskan sejuta pesona

Embun menyibak pagi

Coba lihat air hujan turut membasahi pagi

Embun seolah diam dikalahkan hujan ini

Embun hanyalah sebatas embun diam bisu

Mirisnya hati ini turut tersaput oleh hujan pagi ini

Aku diinjak orang sudah tak menghargai aku sebagai embun

Aku diremehkan apalah arti setetes embun pagi

Mungkin tak mampu legakan hausmu

Daun-daun turut membasahi pagi …

Dikala sang surya belum ingin mengambil permataku

Burung-burungpun Cuma berkicau

Tanpa mengerti keterbatasan yang aku punya

Aku ingin seperti dirimu … hujan

Keterbatasanku membuat aku rendah diri

Apa yang dapat aku banggakan

Sang suryapun enggan mengerti diriku

Luka di jalan ini

Jalanku sekarang ada dipersimpangan

Ak ingin terus tetapi harimau menghadang

Aku belok. Namun ada dua pilihan

Aku bingung … sesulit inikah jalan hidupku

Mirisnya hatiku telah beri luka berkepanjangan

Kapan ada yang bias mengobatinya

Memberikan jalan yang terbaik tanpa beri luka

Pilihanku sekarang bukan ada pada dia hanya pada diriku

Butakan cinta untuk orang lain

Kau bilang aku buta …

Kau bilang aku orang yang paling egois

Kau bilang aku cewek yang aneh

Kau bilang sku orang yang terlalu menuntut kesempurnaan

Dimana nuranimu sekarang, aku buta karena dibutakan cintamu

Egois… ingin miliki dia dan hatimu seutuhnya

Dimatamu keanehanku bagai sebuah debu tak berarti

Kesempurnaan bagiku adalah penebus kesalahanku dimasa lalu

Malam dalam kerinduan

Sejenak aku larut diantara keheningan malam

Rembulan beri cahya, diam tanpa makna

Hanya ada deru angina mengibas cakrawala

Kehidupan terus menghantui kisah kelam

Deburan gelombang menghembus banyu kedepan

Seakan menyerah terus mengalah mengikuti dirinya

Bayangan dirinya muncul mewakili remang cahya lampu

Perhatikan dia ada gurat rindu dimatanya

Kebisuan dimalam ini turut buat sedih sang bintang

Sebab dia tak bisa hadir karena kabut menutupinya

Kabut hitam yang selamanya tak bisa menyatu

Bintang tak bersedih aku akan tetap menantimu dengan setia

Bayang masa laluku

Bantu aku buang semua beban ini

Karuhnya bagaikan menaruh kehampaan

Aku tak bisa kembali kemasa laluku

Masalalu yang mampu mengikis semua kesedihan

Tak mampu lagi aku mengurai tawa

Hanya ada penantian dan berharap dia akan menjemputku

Akankah itu terjadi tepatkah khayalanku

Berjalan dihadapan ku merubah semua bagai dongeng

Kini aku taka menyadari akan kelemahanku

Dia takkan hilang dari ingatan dan hatiku

Hanya dia merubah isi dari relung hatiku

Dialah yang beri warna dan harumnya cintaku

Sayang denagrkan aku

Aku putus asa sayang

Aku tak mampu menyembuhkan luka ini sendiri

Aku kecewa sayang

Rasanya aku terombang ambing dilautan cintamu

Aku berubah sayang

Seakan kau orang yang mampu lukiskan luka dikanvas cintaku

Perasaanku seakan terkoyak oleh penantian tak berujung

Aku menuai cinta tetapi aku sendiri tidak tau bagaimana menyimpannya

Ditenunnya engkau dengan benang emas tetapi kekusutan diselanya

Tapi engkau tak pahami semua itu… takkan pernah

What’s love ?

Sekarang aku mengerti apa itu cinta …

Dia yang leburkan besi diantara kekrasannya

Dia yang beri warna pelangi tepat indah tanpa cela

Dia yang mampu tuliskan segala hal yang bagiku sangat mustahil

Dia yang mampu buat riak di hempasan gelombang laut

Cinta tanpa torehkan getah yang mampu sakiti jiwa

Cinta, beri aliran baru diseluruh urat sarafku

Cinta, dan kesetiaan bagai hembusan angina kesejukan

Cinta bawa lilin tanpa beri lelehan dibadannya.

Go to home

Aku mengalami masa peleburan cinta

Dikala ingin melupakan dia datang mengemis cintaku

Sudah dia datang … kau berpaling kembali

Jangan salahkan aku bila tak temu pandang dengan mu

Ada masa-masa indah tapi hanya sebagai kenangan

Dan kaupun mungkin tak mengingatnya kembali

Atau malah menguburnya dalam sebuah penantian

Menyerah hanya jadi awal kebencianku

Dikala itu semuanya terasa indah tapi semu

Kapan itu hanya sementara diantara kehidupanku

Anggap saja itu semua awal pisah kita

Dan biarkan kita berjalan menurut garis cinta masing-masing

(Diantara)

Aku diantara temaramnya cahya nan tiada

Menyembunyikan luka lama berbekas

Takdir seolah memisahkan cintaku dengannya

Menyiratkan cinta lewat mata hati

Cinta Kilat

Apa itu sentuhan pertama dengannya

Entah apa terjadi setelah itu

Apa saja yang dirasakan setelah bertatap mata dengannya

Ada sejuta cerita yang tak sanggup Ku tuangkan

Dan ketika semua sudah berlalu

Sejuta kenangan itu kembali torehkan cerita lama

Dan dialah yang kan menjadi pengganti dirimu

Biarkan saja ini bergulir seiringnya waktu

Sebab engkaupun Cuma bisu, diam, terpana …

Entah apa yang telah kau rasuk dijiwaku

Engkau menjadi puncak pemikiran dalam jiwaku

Dan dia tetap diam … padahal dia tahu

AKU MENYAYANGINYA

Aku kehilangan dirinya

Dimana saatnya aku bercanda

Dimana saatnya aku tertawa lepas

Hanya ada riang, gembira berdua

Ada sesuatu yang hilang dari diriku

Aku kehilangan arah dan kendali

Tanpa dirinya aku bagai mobil tanpa rem

Didekatnya ada kebahagiaan yang terpancar dari dirinya

Mimpikah aku dalam buayan hangatnya

Kepercayaanku memudar kala menatapnya

Ada bekas kebahagiaan dikala itu

Aku tak sanggup untuk mengikis cinta dengannya

Kupu-kupu

Kupu-kupu yang cantik secantik awan biru

Bantu aku beri pesan cinta kepadanya

Kokohkan sayapmu agar aku bisa hidup dalam kepastian

Kupu-kupu kepakkan sayapmu hingga kepakan terakhirmu

Bayang-bayang dirinya tak bisa melebur hingga kini

Entah pertanda apa, tapi inilah sekarang

Aku pinta kepadamu kupu-kupu bersayap mungil

Tujuanmu ada bersama kepingan puing-puing cintaku

Kupu-kupuku beri aku senyuman teraknir

Biar Ada lega dihatiku yang menanti

Agar ada obat dikala aku menunggu kedatanganmu

Wahai kupu-kupu ingatlah selalu pesanku

Dimana dia

Angin uraikan apa yang ada dihatiku padanya

Biar dia tahu apa yang aku pikirkan

Kadang terasa bodoh dan dungu otakku

Apalah daya ke terus memikirkannya

Tak mudah melupakan indah bolamatanya

Indah senyumnya, seindah untaian kata yang dilantunkanya padaku

Kadang terasa bodoh…

Mengapa waktuku harus ku sia-siakan

Tampangnya tak seindah yang kubayangkan

Cinta… apa itu cinta ku telah bosan dengannya

Dia melupakanku… entah sedang apa dia sekarang

Cinta, busyit dengan cinta yang telah menipuku

Merangkai kata semanis madu tetapi pahit dihati

Rindu membayangi cinta

Kesedihanku muncul kemmbali menguak kisah lama

Terkenang kata-katanya beri kekuatan

Hanya dia yang dapat beri tenang dihati ini

Entah apa tetapi sang jarak tak mendukung langkahku

Tangisanku tak ada yang hentikan

Disaat dia ada, tak ada istilah sedih dikamusku

Yang aku kenal hanya bahagia

Tetapi duka sekarang kan ku tanggung sendiri

Mengapa ia dijauhkan dari diriku

Waktu pertemukan kembali aku dengannya

Agar aku dapat tumpahkan seluruh isi hatiku padanya

Biar aku pupus hampa yang selama ini melanda diriku

Pupus

Rentetan alur ceritaku

Menoreh luka pada kanvas sang pelukis hati

Menyayat hati pada puisi sang pujangga

Memanah lepas kepada sang pencinta

Jauhi aku dan hentikan aliran nafas ini

Biar hilang perasaan ini padamu

Yang biarkan jantung ini berdetank untukmu

Biaskan saja pada sang pelangi

Sebab akulah pelangi menyibak warna

Akulah mentari pagi beri kehidupan

Akulah embun yang beri sejuk padanya

Akulah remaja bawa cerita pada kekasihnya

My Sad

Perih jiwa ini meniti jembatan cinta

Bersemayam diantara janji-janji pengorbanan

Yang seakan meleleh menjadi lilin tanpa nyala

Kemauan yang ada sudah terkoyak oleh dustamu

Desingan peluru tembus ke rongga hatiku nan suci

Desiran anginpun tak mau kalah turut mengikis perih

Adakah sebertik harapan mampu keringkan luka ini

Penyesalan berkepanjanganmerenggut bahagiaku

Gambaran gurat kesedihan selalu terlihat diwajah ini

Wahai cinta isilah kembali hati ini

Dengan embun-embun yang mampu ceriakan pagi

Bersama mentari beri pesona dihari ini

(…)

Ditengah putaran roda hati

Ia turut pula mengisi udara didalamnya

Tapi hari ini udara itu meracuniku

Menuntut keadaan awal kepadaku

Seakan baru saja kau tersenyum manis kepadaku

Tapi sekarang hilang, menghilang di balik kabut pagi

Seakan baru kemarin kau bercanda riang denganku

Tapi mengapa sekarang berganti duka

Kenapa anggap aku patung nan patuh padamu

Setelah kau beri apa yang wanita inginkan sebagai wanita

Kau perlakukan dia laksana ratu

Dan sekarang kau diamkan dia seperti patung

Aku tahu tak mudah mengungkap itu

Apa gunanya sekarang toh sudah terlambat

Kau jauh terbatas waktu jumpa denganku

Sudahlah tutuplah lembaran ini

Adakah Ia

Coba bingkiskan aku hdiah yang mampu lupakanmu

Coba rayu aku agar aku muak padamu

Coba buat aku bahagia agar air mata ini tak tumpah karenamu

Coba beri pelkan terhangatmu agar aku hilangkan bayangmu dari memoryku

Adakah tak kau cipta air mata untukku

Adakah mimpi yang jadi nyata setelah denganmu

Adakah bahagia yang kulalui dengan bersamamu

Tak ada hanya luka, luka terdalam yang kau toreh dihatiku

Mampukah kau pikirkan aku disaat gundahku

Mampukah kau beri aku tenang disaat asa mulai pupus

Ada maaf yang akan selalu ku tunda untukmu

Dan tak akan pernag terucap untuk semua kesalahanmu

Air hujan

Air hujan dikala itu turut jadi saksi

Sebuah saksi bisu kebersamaan kita

Air hujan pula yang beri kesejukan pada kita berdua

Meniti kasih diantara kebisuan

Air hujan pula yang saksikan perpisahan kita

Dengan senyum anggun menyipuku

Kau bisikkan hatiku dengan kasih sayang

Hadirkan cinta disanubariku

Dan mungkin air hujan itu pula yang mengerti

Saksi duka mendalam dibatinku

Ingatkah kau akan cerita-cerita kita ini

Ataukah kau kubur selamanya…

Kala Itu

Telapak tanganmu menyatu denganku

Menuangkan arti sebuah cerita cinta

Peluk hangat tubuhnya beri warna

Menebar senyum kala berdua dengannya

Matanya beradu pandang dengan mataku

Menyiratkan kisah yang sempat tertunda

Mewujudkan kasih hanya sebagai angan

Dia … dan aku punya sentuhan dalam satu wadah

Terlanjur rapuh pula jalinan cintaku

Terlanjur rapuh pula untuk mengayamnya

Tapi suara hati ini telah memilihnya

Dingin

Dingin yang menusuk tulang dipagi ini

Tak sebanding dengan dingin yang kau beri padaku

Tanpa cahaya dan tanpa kehangatan

Aku tak mencari apa itu cinta

Syahdu getar suaramu

Tak mampu berikan nyanyian surga untuknya

Kesejukan embun pagi

Tak mampu sejukan hatiku yang luka

Bukan aku ingin lupakan bayang dan senyummu

Tapi niatku hanya ingin mengukir sebuah cerita baru

Tanpa menghadirkan kembali dirimu

Cerita lama

Literatur kehidupanku bagai rekayasa

Meski aku inginkan dirinya

Tapi aku sudah tak mampu mengukir cinta dihatinya

Meki sudah berjuta luka ditorehkannya

Benteng diri inipun tak bisa manghalau musuh

Musuh yang nyata berupa rangkaian kata lembutku

Bertahan rasanya sudah letih aku bertahan

Dari semua rasa yang kudambakan

Semua kisah ini akan aku simpan dihati

Biarkan saja aku dan kau yang tahu cerita ini

Membuka lembaran untukmu takkan ku ulang kembali

Meski aku beri apa yang kau ingini

Meskipun nafas ini merupakan lentingan nafas terakhir

Detak jantung ini hentikan peredaran darah

Perjuangan ini takkan lepas dan terhenti

Walau kenyataannya seperti ini

Waktu

Pikiranku menembus cakrawala waktu

Memimpikan peristiwa manis diwaktu dulu

Mnerbangkan angan diantara putaran waktu

Memilih bayang semu dirinya

Apakah ada yang salah dalam diriku

Kau pikir itu wajar nyatanya salah

Apakah aku terus mengarungi mimpi-mimpi itu

Atau menghentiaknnya dan detakan sang waktu

Rasakan letih yang menyerang jiwa

Ataukah dia, kenapa aku begini

Tau kah dia apa sebabnya aku jadi orang tanpa arah dan tujuan

Tak usahlah dia tahu dan aku akan meniyimpannya sebagai rahsia

Kenanganku tersaput angin

Angin cinta nan buta

Miliki pesona berjuta godaan

Apakah angina itu merupakan kebahagiaan

Sempurna tanpa kesan itulah dia

Menyurutkan ingin bagi diri yang nista

Pilihannya tak pernah jatuh padaku

Lebih baik aku mengalah tanpa sebab padanya

Menggunakan akal sehat tanpa egoisme

Apakah bisa aku tak percaya

Bingung bimbang penuh kebisuan

Esok aku akan lari dan mencari jalanku

Menilai sebuah permata

pernahkah kalian mendengar sebuatan “permata” yuep… sudah barang tentu istilah tersebut sudah tidak asing lagi ditelinga kalian, bagaimana kalian mambayangkan sebuah “permata” Ada yang membandingkannya dengan intan, emas, berlian, dsb. untuk pengertian secara harfiah permata adalah sesuatu yang sangat berharga. Saya bukan ingin membicarakan permata dalam arti yang sebenarnya, tetapi pada tulisan saya kali ini mengibaratkan istilah permata dengan perempuan, (kata lainnya Cewek, wanita, babinian), mungkin sebagian dari kalian ada yang ingin menaklukan hati seorang cewek? Atau malah pada saat ini masih PD-KT, atau malah ada yang cuma berani melirik?

bukan masalah kalian sedang berproses apa?yang jelas disini ada bocoran sedikit tentang bagaimana caranya menaklukan hati seorang cewek. Mau tau…?sedikit menuturkan tentang hati cewek, bagi persefsi sebagian cowo mungkin menaklukan hati cewek itu perkara mudah. Namun, ada pula yang menganggap sebegitu sulitnya untuk menaklukan hati seorang cewek,
kiat-kiat disini bukan hanya perkara phisicly semata atau materiil, yang jelas bobot antara keduanya harus seimbang, siapa bilang fisik tidak mendukung keberhasilan menaklukan hati cewek, penilaian cewek pertama kali malah dari bagian-bagian fisik ini, dulu ada ujaran urang bahari pandanglah laki-laki itu mulai dari kakinya. untuk sekarang ini ujaran itu telah berbunyi terbalik pandanglah laki-laki itu dari tampangnya, he_he2x
perkara fisik jangan pernah dijadikan alasan untuk mundur begitu saja dalam menaklukan hati seorang cewek, yang jelas mulailah berbenah diri untuk sesuatu hal yang lebih baik, bukan malah pergi ke salon (niatnya ingin mengubah penampilan), tetapi maksudnya adalah jangan pernah mengatakan diri ini jelek, tetapi ubah persefsi kalau kamu…cakep (so jangan menjadikan hal itu tampang kamu berlebihan/sombong)
sekarang ke permasalahan materill, materil disini tidak hanya terfokus pada harta semata, tetapi cenderung pada apa yang nampak dari si Cowo, misalnya saja “merk motor yang digunakan, merk HP, baju, atau seluruh atribut yang dimiliki si Cowo. parah memang kalau si Cewek telah menjatuhkan pilihannya pada salah satu pilihan diatas.
baik masuk kiat-kiat selanjutnya:
  • · bagi kamu yang masih PD-KT kenalilah sosok cewek yang ingin kamu taklukan hatinya, agar nantinya kamu tidak mnyesal (menyesal itu selalu datangnya terlambat terkecuali orang yang diseruduk kerbau) dan pastikan ia belum punya seseorang yang spesial dihatinya.
  • · sebelum memulai langkah selanjutnya, berikanlah sesuatu yang mungkin disukai oleh cewek itu (sebab dengan ini akan menimbulkan sedikit kesan kalau cowo itu perhatian)he_he2x gak perlu mahal yang penting moment penyerahannya tepat,
  • · beralih ke kiat selanjutnya kelanjutan dari yang diatas, BERI DIA PERHATIAN (tidak perlu berlebihan, tetapi gunakanlah kesempatan yang ada untuk memuji dirinya,, ingat jangan pernag sekali-kali kamu bilang di gemuk! cewek itu paling tidak suka kalau dia dikatakan gemuk. beneran lho!
  • · Sekarang gunakan pancingan, bukan memancing ikan maksudnya gunakan kata-kata yang mungkin tidak secara langsung untuk menafsirkan bagaimana tanggapan si cewe tentang kamu, misalnya saja tanyakan kriteria cowo seperti apa yang ia cari? ini penting mengingat kita harus tahu standarnya dulu, apakah fisik atau materi?
  • · nah… terakhir tinggal mencari waktu, suasan, tempat yang sesuai untuk manyatakan perasaanmu,

konteks yang ingin saya ambil adalah bukan dalam arti penyatakan perasaan seperti yang sering kita gembar-gemborkan, padahal ada hikmah lain yang terkandung didalamnya, permata itu tidak perlu dicari kesana-kemari, tetapi permata yang mahal itu sifatnya tersembunyi dan tidak dapat dicari sembarang tempat serta tidak digembor-gemborkan seperti permata-permata yang biasa.

key,,

kondisi fisik sungai veteran

Bagi sebagian orang melewati jalan veteran Km.4,adalah hal yang biasa mengingat yang lewat sana baru pertama kali, tetapi tidak bagiku yang terkadang mewajibkan aku untuk melewati jalan tersebut. Apalagi jalan yang nantinya harus ku jalani ada beberapa pilihan salah satunya yaitu jalan veteran ini.

Kawasan jalan veteran ini berada dibantaran sungai Martapura yang alirannya melewati hingga kawasan ini, anak sungainya pun juga mengalir melewati beberapa kawasan dan salah satunya hingga kejalan veteran Km.4 hanya saja anak sungai ini telah tertutup oleh bangunan-bangunan yang sebagian besar masyarakat yang bermata pancaharian sebagai pedagang, maklum saja kawasan ini ramai karena banyaknya aktivitas perdagangan yang dilakukan.

Ketika Perda yang berisi (tentang pelarangan membangun rumah dibantaran sungai) menjadikan salah satu inspirasi pemerintah untuk mengembalikan sisa-sisa kejayaan (merivitalisasi) kota Banjarmasin sebagai “kota seribu sungai”karena predikat itulah pemerintah melakukan berbagai upaya agar dapat menyandang kembali predikat tersebut.

Melihat dari kacamata pemerintah sebagai salah satu usaha melakukan perbaikan infrastruktur guna tindak lanjut dari perda diatas, Yaitu dengan menertibkan bangunan-bangunan yang ada dalam klasifikasi berada dibantaran-bantaran sungai seperti dibawah ini:

  1. Sungai besar (misalnya,sungai Martapura)

  2. Sungai sedang (misalnya,sungai Teluk dalam)

  3. Sungai kecil (misalnya,sungai-sungai yang melintasi di sekitar mesjid Sabilal Muhtadin),dan;

  4. Anak sungai yang jumlahnya sangat banyak salah satunya seperti sungai yang melalui kawasan Jalan Veteran Km.5 hingga Veteran Km.3.

Penertiban bangunan dibantaran sungai yang dilakukan pemerintah daerah kota Banjarmasin berdampak pada pembongkaran rumah-rumah yang berada di jalan Veteran Km.4 dari seberang SLTP Negeri 7 Banjarmasin, walaupun dilaksanakan dengan jalan bertahap dari salah satu kawasan. Namun, apakah pemerintah telah memikirkan secara matang tentang konsep yang telah dijalankan tersebut. Bagi pemerintah ini adalah salah satu jalan menuju Banjarmasin sebagai kota seribu sungai. Penghargaan terhadap sungai di kota Banjarmasin yang dilakukan oleh pemerintah daerah memang patut diacungi jempol. Mengingat pentingnya air bagi manusia. Antara lain:

  1. Penyedia air, hal ini sangat berkaitan dengan vitalnya air bagi manusia seperti minum, mencuci, dan banyak kegunaannya yang lain. Namun, seiring dengan bergulirnya waktu kualitas air di Banjarmasin semakin menurun, Bahkan secara spesifik tubuh manusiapun terdiri dari 70% asupan air.

  2. Sarana transportasi. Khusus sungai-sungai besar yang menghubungkan satu wilayah denganwilayah yang lain untuk mengangkut keperluan masyarakat. Sekarang fungsi sungai sebagai sarana transportasi ini sudah jarang karena terjadi pendangkalan dan banyaknya terdapat bangunan diatas sungai atau di pinggiran sungai, baik yang dilakukan oleh masyarakat maupun pemerintah sendiri.

  3. Sarana pariwisata, mengingat event yang dicanangkan oleh pemerintah yaitu awal 2009 tentang “visit Indonesia year 2009” menjadikan pemerintah dimasing-masing provinsi mengadakan perbaharuan dibidang kepariwisataan.

  4. Penyedia tenaga, khusus untuk air yang mempunyai intensitas arus yang kuat sehingga dapat digunakan sebagai pembangkit listrik.

  5. Drainase, fungsi ini sangat penting mengingat dilihat dari kondisi geografis kota Banjarmasin yang berada di bawa permukaan air laut sehingga dikhawatirkan akan rawan banjir.

  6. Fungsi irigasi, pendistribusian air ke sawah-sawah juga harus didukung dengan kondisi sungai yang alirannya tetap sepanjang tahun.

Mungkin akibat alasan yang kuat inilah pemerintah apalagi dinas tata kota Kabupaten Banjar berupaya keras untuk menunjukan eksistensinya. Namun, apakah aka nada dampaka lain yang ditimbulkan akibat pembongkaran rumah-rumah penduduk di bantaran sungai yang tentunya akan dirasakan oleh masyarakat yang telah lama mendiami kawasan-kawasan yang dilarang untuk dibanguni tempat tinggal.

Tak ada gading yang tak retak” sekarang kita berbicara dari sudut pandang dan kacamata warga yang rumahnya terkena pembongkaran. Disini tak akan kita lupakan bahwa pemerintah masih berbaik hati untuk memberikan ganti rugi terhadap warga yang rumahnya terkena pembongkaran yang semuanya telah diperhitungkan sesuai dengan ketentuan yang disepakati antara warga dengan pemerintah sendiri.

Oke dapat dibilang ini adil, (1×1=1 atau IMPAS)… yang tahu ada masalah dibalik itu hanyalah masyarakat yang terkena dampak. Seperti sulitnya mencari lahan pengganti yang sesuai untuk mengembalikan mata pancaharian mereka sebagai pedagang. Karena lahan yang ingin dibeli harus berada di pinggiran jalan yang harus banyak dilalui oleh calon konsumen.

mahal” menjadi kata-kata magnet pengikat otak yang hrus diulang untuk mencari solusi atas problem mereka. Perbedaan harga tanah+bangunan dari tahun ke tahun menjadikan para pemilik modal (investor) bersaing untuk menguasai lahan-lahan yang strategis untuk diduduki, terkadang pembangunan ruko-ruko yang telah ada juga tidak dapat dijadikan solusi untuk mendapatkan tempat tinggal yang baru.

Mematikan usaha masyarakat bukan salah satu visi pemerintah. Namun, itulah yang terjadi sekarang dan itu dapat kita lihat dari tingkat pengangguran yang ada di kota besar (Banjarmasin).

Sekarang, haruskah aku kehilangan tempat tinggal? Teman-temanku, tetanggaku, dan bau harum wilayah kelahiranku, yang sekarang tersisa hanyalah rerutuhan rumah yang belum diangkut di tempat baru yang tentunya semuanya akan menjadi baru bagiku.