Ingin mendapatkan perangkat pembelajaran mulai dari perencanaan (SK,KD,Silabus,RPP PKN) lengkap email kesini :mahfuzahhidayati@rocketmail.com
“Jawaban Sharing Antropologi” Juni 17, 2009
- Cara memindahkan personality seseorang atas tiga pilar, pengetahuan, perasaan dan naluri dalam tindakan manusia
Sebagaimana yang kita ketahui sebuah “konsep” tidak dapat secara langsung teraplikasikan sebelum pancaindra memprosesnya, misalnya dengan jalan melihat melalui mata, mendengar melalui telinga, merasa dan meraba melalui kulit, maupun mengecapnya melalui lidah. Begitupula cara yang dapat dilakukan untuk memindahkan personality (kepribadian) yang dibangun atas dasar (pengetahuan, perasaan, dan naluri) kedalam sebuah tindakan, juga memerlukan sebuah proses “memindahkan konsep” tersebut dari sistem panca indra yang diolah melalui akal dan berkembang menjadi gagasan/ide (khusus untuk pilar pengetahuan). Selanjutnya, dari pengetahuan yang ada kembali di timbang melalui perasaan (apakah telah sesuai dengan konteks pemikirannya), kelanjutan dari pilar-pilar pengetahuan dan perasaan adalah “naluri” yang telah berasal dari dalam diri seseorang ( termuat di dalam 7 dorongan naluri), sedangkan pemindahannya biasanya disesuaikan dengan kebutuhan seseorang, apabila kebutuhannya sifatnya mendesak maka kecendrungan untuk berbuatpun akan semakin besar, adapun kebutuhan seseorang dilihat kembali dari segi materiil dan spiritual, dimana pemenuhan kebutuhan ini mengharuskan orang untuk berusaha mencapainya.
Adapun jalan yang dapat ditempuh, yaitu: memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk dirinya dengan menunjukkan bakat yang ada, misalnya ia mempunyai bakat suka menyanyi maka berikan dorongan yang kuat agar ia mau menunjukkan bakat tersebut kearah yang benar (dengan jalan mengikuti lomba-lomba nyanyi maupun dengan ikut les vocal)
Sedangkan cara lainnya adalah dengan jalan paksaan (ancaman). Kecendrungan orang berbuat apabila sifatnya memaksa maka akan lebih besar pengaruhnya dibandingkan dengan menunggu kesadaran diri orang tersebut, biasanya penerapan disiplin yang ketat akan membentuk karakter orang lebih kaku walaupun seragam dala pola tindakan dan perilakunya.
Pemberiaan penghargaan maupun hadiah adalah salah satu cara untuk mendorong orang lebih cepat melaksanakan sesuatu, biasanya hadiah merupakan penguatan positif yang tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap perkembangannya.
2.Contoh konkret memindahkan tiga wujud kebudayaan kedalam suatu masyarakat yakni
Kebudayaan adalah sistem pengetahuan yakni penggabungan dari sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak (berwujud fisik).
Dari ide (berupa gagasan-gagasan) yang letaknya ada dikepala masing-masing orang, yang sifatnya tidak terlihat, tidak dapat diraba maupun difoto untuk mengetahuinya (abstrak). Untuk itu, setelah manusia mengenal tulisan (zaman sejarah) pengembangan konsep ide ini disalurkan melalui tulisan. Agar ide yang ada dikepalanya dapat diketahui oleh orang lain, karenanya sumber tulisan dalam sejarah amatlah penting untuk menjabarkan peristiwa-peristiwa masa lampau.
Setelah memaknai konsep ide, maka orang akan beraktifitas , sifatnya lebih konkret karena kita dapat melihat, karena itu aktifitas manusi ini dimasukkan dalam sistem sosial, dimana manusia saling berinteraksi, bekerjasama maupun saling bertentangan. Antara aktivitas seseorang dengan yang lain tentunya berbeda-beda mengingat pola pikir yang ada dikepal masing-masing juga berbeda. Hingganya kebudayaan yang dihasilkannya pun cenderung berbeda pula.
Sedangkan perwujudan kebudayaan dari yang dua tadi (ide dan aktivitas) adalah benda-benda yang berwujud(artefak), benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat. Sedangkan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari misalnya saja fasilitas-fasilitas yang mempermudah orang untuk bekerja seperti: laptop dengan sistem yang semakin canggih, handphone, sepeda motor.
Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.
3.Memaknai konsep migrasi, akulturasi dan asimilasi dalam masyarakat Banjar.
Melihat dari gejala yang ada di dalam struktur masyarakat Banjar, kebudayaannya (Banjar culture) banyak dipengaruhi oleh islam (islamic of centre).
Penyebaran Unsur-Unsur Kebudayaan. Bersamaan dengan penyebaran dan migrasi kelompok-kelompok manusia di muka bumi, turut pula tersebar unsur-unsur kebudayaan dan sejarah dari proses penyebaran unsur penyebaran kebudayaan seluruh penjuru dunia yang disebut proses difusi (diffusion). Salah satu bentuk difusi dibawa oleh kelompok-kelompok yang bermigrasi. Namun bisa juga tanpa adanaya migrasi, tetapi karena ada guru-guru yang membawa unsur-unsur kebudayaan itu, dan mereka adalah para pedagang dan pelaut. Begitupula dengan apa yang terjadi pada kebudayaan urang banjar, proses migrasi yang terjadi juga turut mengikutkan kebudayaannya, banyak dibawa oleh pedagang-pedagang serta kelompok-kelompoknya. Proses migrasi ini melibatkan penduduk pendatang dengan penduduk asli melakukan hubungan kebudayaan atau yang dikenal dengan akulturasi.
Akulturasi dan Pembauran atau Asimilasi. Akulturasi. Proses sosial yang timbul bila suatu kelompok manusia dengan suatu kebudayaan tertentu dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing dengan demikian rupa, sehingga unsur-unsur kebudayaan asing tersebut lambat laun diterima dan dioalh kedalm kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri. Nah, inilah yang terjadipula pada penduduk Banjar yang banyak mendapatkankan konsep budayanya dari islam, terlihat pada pengaruh yang dirasakan oleh penerima budaya di Banjarmasin.
Asimilasi. Proses sosial yang timbul bila ada golongan-golongan manusia dengan latar kebudayaan yang berbeda-beda. Kemudian saling bergaul langsung secara intensif untuk waktu yang lama, sehingga kebudayaan golongan-golongan tadi masing-masing berubah sifatnya yang khas, dan juga unsur-unsurnya masing-masing berubah wujudnya menjadi unsur-unsur kebudayaan yang campuran. Budaya orang Banjar tidak sepenuhnya terkikis oleh kebudayaan dari pendatang. Namun, dipadukan dan diintegrasikan agar menjadi kebudayaan yang tinggi (peradaban).
4.Kekayaan sumber daya alam tidak menjadikan masyarakat mendapatkan tingkat kemakmuran yang tidak memadai dikarenakan SDA yang melimpah bukan jaminan kesejahteraan maupun memakmuran bagi penghuninya. Tetapi yang menjadi pengontrol dari SDA tersebut adalah bagaimana kualitas Sumber Daya Manusia yang ada, sehingga pemanfaatan SDA tersebut benar-benar terkelola dengan baik oleh tangan-tangan handal dari dalam negeri sendiri. Sedangkan dari sudut pandang budaya sendiri yakni sebuah kekuatan budaya yang melekat dari masyarakatnya sendiri, gejala konsumerisme sebagai akibat globalisasi juga sudah membudaya di kalangan masyarakat Indonesia, sehingga ada kecendrungan sifat orang-orang kita hanya bisa menikmati tanpa harus susah-susah mikir, ibaratnya begini “ngapain mencari yang susah-susah kalau yang mudah didepan mata”
5.Menurut kajian kebudayaan penyebab pokok para guru susah melakukan penemuan-penemuan serta penerapan penemuan-penemuan baru dalam pembaharuan pendidikan.
Sebelum berbicara panjang lebar tentang alasan susahnya para guru untuk melakukan penemuan dan menerapkannya, ada baiknya kita mengetahui konsep Inovasi/penemuan adalah suatu proses pembaruan dari penggunaan sumber-sumber alam, energi, dan modal serta penataan kembali dari tenaga kerja dan penggunaan teknologi baru, sehingga terbentuk suatu sistem produksi dari produk-produk baru. Suatu proses inovasi tentu berkaitan penemuan baru dalam teknologi, yang biasanya merupakan suatu proses sosial yang melalui tahap discovery dan invension.
Pendorong penemuan baru. Faktor-faktor yang menjadi pendorong bagi seorang guru untuk memulai serta mengembangkan penemuan baru adalah (1) kesadaran akan kekurangan dalam kebudayaan; (2) mutu dari keahlian dalam suatu kebudayaan; (3) sistem perangsang bagi kegiatan mencipta. Penemuan baru sering kali terjadi saat ada suatu krisis masyarakat, dan suatu krisis terjadi karena banyak orang merasa tidak puas karena mereka melihat kekurangan-kekurangan yang ada di sekelilingnya.
Dengan demikian proses inovasi itu merupakan suatu proses evolusi juga. Bedanya ialah bahwa dalam proses inovasi para guru berperan secara aktif, sedangkan dalam proses evolusi para guru itu pasif, bahkan seringkali negatif.
SISTEM MATA PENCAHARIAN April 4, 2009
<!– @page { margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } -
Sebelum mengenal lebih jauh tentang bagaimana sistem mata pencaharian urang Banjar, alangkah baiknya kalau kita mengenal terlebih dahulu dari segi arti sistem mata pencaharian itu sendiri, berdasarkan Kamus Umum Bahasa Indonesia edisi ketiga karangan Poerwandarminta, sistem mata pencaharian terdiri dari dua unsur kata yaitu:
Sistem:
Pengertian sistem ada tiga yaitu:
-
Sekelompok bagian (alat, dsb) yang bekerja bersama-sama untuk melakukan sesuatu ; -urat saraf dalam tubuh-pemerintahan,
-
Sekelompok dari pendapatan, peristiwa, kepercayaan,dsb. Yang disusun dan diatur baik-baik-filsafat
-
Cara (metode) yang teratur untuk melakukan sesuatu;-pengajaran bahasa
Mata Pencaharian:
Berarti, pekerjaan yang menjadi pokok penghidupan (sumbu atau pokok), pekerjaan/pencaharian utama yang dikerjakan untuk biaya sehari-hari.
Misalnya; pencaharian penduduk desa itu bertani.
“Dengan kata lain sistem mata pencaharian adalah cara yang dilakukan oleh sekelompok orang sebagai kegiatan sehari-hari guna usaha pemenuhan kehidupan, dan menjadi pokok penghidupan baginya”.
Pada masa kehidupan manusia prasejarah yang mempunyai pola pemikiran sangat sederhana dimana kegiatannya sebatas berburu dan meramu makanan, dalam berburu dan meramu inipun ada faktor-faktor yang sangat mempengaruhinya yaitu: faktor iklim, kesuburan tanah, keadaan binatang buruan dan lain sebagainya sebagai pendukung kegiatan mereka.
Mata pencaharian tingkat selanjutnya sebagai usaha pemajuan otak manusia adalah bercocok tanam tingkat sederhana. Dimasa ini manusia telah memasuki taraf kehidupan yang lebih baik, dimana pengenalan sistem bercocok tanam tingkat sederhana ini akan sangat mempengaruhi budaya dan peradaban tingkat lanjut karena manusia pada masa ini hidupnya sudah mulai menetap, dengan menempati rumah-rumah yang sudah barang tentu sangat sederhana untuk menunjang kehidupannya. Ada pengaruh lain yang sangat dirasakan akan mengubah struktur dari mata pencaharian itu sendiri yaitu disaat kebutuhan manusia semakin meningkat maka berkaitan dengan penggunaan alat juga akan meningkat pula yang disesuaikan dengan keperluannya. Selain itu pada masa bercocok tanam selanjutnya maka manusia pada zaman itu juga sudah mengenal mata pencaharian sampingan seperti: beternak dan berkebun.
Dengan pola pemikiran yang lebih maju, maka manusia mulai berfikir untuk mencari alat penukar barang, artinya apa ? Sesuatu itu menjadi bernilai apabila kita memerlukannya. Kelajutan dari ini maka dikenalkanlah sebuah sistem sebagai penunjangnya yaitu “sistem barter” barang tertentu ditukar dengan barang yang mungkin nilainya bisa lebih besar atau sebaliknya lebih kecil karena kecendrungan dua sisi inilah maka manusia akan kembali memikirkan sistem barter dirasa berat sebelah apabila nilainya tidak sesuai maka kembali berkembang sistem tukar-menukar dengan menggunakan standar uang.
Lalu dimana tempat terjadinya tukar-menukar tersebut, pada mulanya masih sebatas individu atau antar individu meningkat dari individu dengan komunitas sampai antar komunitas. Disinilah maka muncul istilah pasar sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli.
Lalu apa kaitannya antara mata pencaharian manusia zaman dahulu dengan manusia zaman sekarang. Ada…kita tidak akan bisa lepas dengan masa dahulu maksudnya disini adalah mata pencaharian yang telah ada itu tidak serta-merta ditinggalkan, tetapi lebih dikembangkan agar semakin maju. Maka dari itu sebelum masuk pada sistem mata pencaharian urang banjar, saya akan mendeskripsikan secara singkat tentang perekonomian yang ada di Kalimantan Selatan.
Melihat segi geografis alam Kalimantan sangat subur dengan dialiri sungai-sungai yang mengalir tetap sepanjang tahun, kecendrungan masyarakatnya pun hidup didaerah-daerah dataran rendah dan dekat dengan sungai, corak ekonominya pun sudah beragam yakni ada yang bergerak dibidang peternakan, perikanan, perkebunan, perdagangan, membuat kerajinan-kerajinan (bisa yang berupa kerajinan tangan skala rumahan atau meningkat skala besar), pengangkutan, mencari barang tambang (berupa emas atau intan istilahnya mendulang), pembuatan kain tradisional, dan lain sebagainya.
System ekonomi tradisional yang ada di Kalimantan Selatan memiliki beberapa kriteria yaitu:
-
Usaha yang dilakukan baru pada tingkat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
-
Peralatan yang digunakan masih sangat sederhana sekali, bahkan tak jarang ada yang dibuat sendiri.
-
Belum terlihat secara tegas atau sama sekali belum terlihat adanya pengkhususan dalam bidang pekerjaan yang digeluti dalam usaha pemenuhan kebutuhan.
-
Belum terlihatnya pemisahan antara hubungan yang bersifat ekonomis dengan hubungan yang bersifat sosial atau kebudayaan dalam menghasilkan barang-barang kebutuhan.
-
Masih besar semangat kegotong-royongan yang terbina dalam sebuah kegiatan dalam menghasilkan barang-barang kebutuhan.
-
Pada umumnya belum terlihat peranan dan fungsi pasar sebagai tempat penyaluran hasil barang tersebut.
Melihat corak ekonominya, maka dapat dibagi menjadi beberapa sub bidang yaitu:
-
Pertanian
Kehidupan masyarakat Banjar tidak lepas dengan kehidupan agrarisnya, mengingat kebanyakan penduduk Kal-Sel menyandarkan pendapatannya dalam bidang ini, walaupun untuk usaha sampinganpun juga dilakukan apalagi bagi penduduk yang bertempat tinggal didataran rendah, dataran tinggi, rawa dan dekat sungai. Dalam hal istilah dalam bertani sendiri, masing-masing mempunyai kata tersendiri untuk menyebutkannya seperti:
Khusus dataran tinggi, ada beberapa kriteria penyebutan seperti:
-
-
Ladang Tegalan atau Bahuma Gunung
-
Biasanya dilakukan oleh masyarakat yang bermukim didaerah pegunungan seperti pengunungan meratus yang sistemnya masih menggunakan sistem tebang-bakar atau swidden (berpindah) yang menggunakan sistem siklus apabila lahan yang telah digunakan nantinya dapat kembali ditanami apabila telah menjadi belukar. Ini mungkin memerlukan waktu yang relative lama, tetapi karena telah menjadi kebiasaan maka nantinya tanah tersebut akan tetap diolah.
-
-
Berkebun Kacang Tanah di Gunung atau Bakacang
-
Khusus daerah Kabupaten Tapin kecamatan Piani, membuka lahannya khusus untuk berkebun kacang tanah. Sehingga urang Banjar sendiri sangat mengenal istilah kacang rantau yang sering di supply untuk daerah-daerah lain dan pasokan kacangpun secara khusus di datangkan dari Rantau.
Khusus dataran rendah, menyebutnya dengan istilah:
-
-
Sawah untuk membedakan antara pertanian dataran tinggi dan rendah dimana pada pertanian dataran rendah sendiri berada dialiran sungai-sungai besar yang ada di Kalimantan Selatan, dibedakan menjadi:
-
-
Sawah Tahun
Umur padinya sampai berumur 1 tahun, biasanya dilakukan oleh masyarakat yang tersebar didaerah khusunya seluruh Kal-Sel.
-
Bahuma Surung
Menanam bibit padi dilakukan pada saat musim kemarau tiba, dengan panennya saat musim hujan. Bahuma surung ini dilakukan Urang Banjar hanya sebagai penyeling Sawah Tahun, hingganya lahan tidak terlantar dan tidak akan menjadi lahan tidur.
-
Bahuma Rintak
Kebalikan dari bahuma surung maka pelaksanaannya dapat dilakukan pada saat musim penghujan, sedangkan panennya dilakukan pada saat kemarau.
-
Bahuma Gadabung
Sama seperti pada sawah tahun, hanya saja dalam hal perbedaan penanaman bibitnya menyesuaikan dengan keadaan musim. Bahuma Gadabung sudah tidak dilakukan lagi mengingat musim yangb tidak menentu.
-
Bahuma Penyambung
Mengingat kemungkinan musim hujan yang lama maka dilakukanlah bahuma penyambung ini agar tidak terjadi kegagalan panen pada saat musim yang tidak menentu.
-
-
Huma musim untuk musiman biasanya dilakukan setelah penen
-
Misalnya:
-
Batanam gumbili
Jenis yang ditanam biasanya adalah gumbili Negara dan gumbili lancar (karena tanaman ini merayap ditanah).
-
Batanam sumangka, waluh, dan jagung
Penanaman dilakukan mengingat waktu jeda antara setelah panen maka bibit yang ditanam biasanya adalah sumangka habang, bilungka langkang, dan mentimun.
-
Berkebun
Berkebun merupakan kegiatan masyarakat yang dilakukan di dataran rendah dan di dataran tinggi sesuai dengan geografis wilayahnya, usaha berkebun ini sebagai usaha jangka panjang yang dilakukan. Adapun berkebun yang dilakukan urang banjar diklasifikasikan menjadi:
Khusus daerah dataran rendah dan dataran tinggi dapat mengusahakan perkebunan bidang:
-
-
Kebun rumbia
-
Jenis perkebunan ini ditanam di dataran rendah yang dialiri sungai –sungai besar seperti sungai Bahan, Negara, dan sungai tapin. Hasil dari perkebunan ini adalah sagu, daunnya untuk atap, dan pelepahnya untuk membuat lampit, hati atau paya digunakan untuk makan ternak yaitu untuk pangan itik. Begitu bermanfaatnya rumbia sebagai usaha bidang perkebunan maka usaha ini masih banyak dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Tapin.
-
-
Kebun nyiur
-
Merupakan perkebunan kelapa yang berada didataran rendah yang biasanya ditanam diatas tanggul atau galangan dan parit-parit berupa jalur-jalur untuk membawa buah yang dipetik dengan cara menghayutkan buah kelapa tersebut di parit-parit.
-
-
Kebun pisang
-
Pengusahaan Pohon pisang juga dilakukan didataran rendah, yang ditanam digalangan sawah.
-
-
Kebun paring atau bambu
-
Kebun paring banyak terdapat didaerah-daerah dataran tinggi yang kadang terlihat seperti hutan bamboo, karena jarak yang berdekatan. Bisanya digunakan sebagai bahan baku untuk membuat kerajianan alat penangkapan ikan, dan anyaman bambu.
-
-
Kebun hanau atau enau
-
Jenis pekebunan ini ditanam didaerah pegunungan dengan hawa sejuk, proses pengambilan sarinya disebut menyadap seperti pada karet. Hanau atau enau ini merupakan salah satu bahan baku untuk membuat gula merah atau gula habang.
Dalam proses penyadapan, orangnya harus naik keatas pohon untuk mengambil sari atau nira dan diletakkan didalam bumbung atau sejenis batang pohon bambu yang besar untuk menyimpannya, setelah beberapa jam (saat nira telah habis menetes yang terkandung) maka bumbung yang telah berisi cairan enau tadi diambil dan disaring untuk memisahkan sari dari kotoran-kotoran yang ada didalamnya, maka proses selanjutnya adalah perebusan sari sampai cairan tersebut mengental, untuk menghasilkan warana gula merah yang bagus (kekuning-kuningan) maka oleh sebagian orang diberi parutan kemiri secukupnya. Maka proses terakhir adalah penuangan sari kedalan cetakan khusus.
-
-
Kebun karet
-
Hampir diseluruh pelosok Kalimantan-Selatan terdapat perkebunan karet, mengingat pengusahaan bidang ini dirasa sangat menguntungkan bagi orang yang mengusahakannya, khususnya adalah di daerah dataran tinggi seperti: Kabupaten Tanjung, Tabalong,HSU, HST, HSS dan Tapin yang mengusahakan lahannya untuk perkebunan karet. Secara umum penjualan hasil karet ini terdapat di daerah Tanjung.
Proses penyadapannya biasanya dilakukan pada saat pagi hari dengan menggunakan alat sejenis pahat dengan cara sebagai berikut:
Pahat tadi digunakan sebagai penoreh batang karet tetapi khususnya dibagian kulit ari batang, dan jangan sampai mengenai kulit bagian dalam batang mengingat apabila terkena maka hasil sadapan tidak terlalu banyak dan batang tersebut menjadi rusak karena proses pelukaan tadi.
Proses awalnya penorehan batang dengan melingkari batang, dengan menggunakan alat tersebut dan ditorehkan dari atas kebawah, sedangkan karet yang keluar di tadahkan dan mengalami proses selanjutnya.
-
-
Kebun lurus
-
Diusahakan didataran tinggi, dan dimanfaatkan untuk usaha perkayuan, sebagai bahan baku meubel.
-
-
Kebun buah-buahan bermusim
-
Untuk kebun buah-buahan bermusim seperti: rambutan, langsat atau duku, tiwadak atau cempedak, dan jenis buah-buahan yang ada pada bulan-bulan tertentu, jenis buah-buahan ini tersebar di seluruh pelosok Kalimantan Selatan.
-
Perikanan
-
Perikanan darat
-
-
Perikanan disungai besar
-
-
Kumpai Paiwakan
Jenis pengusahaan perikanan ini umumnya berada di tepian sungai-sungai besar dengan memanfaatkan media enceng gondok (ilung) dan batang-batang pohon yang disatukan, dengan media ini maka ikan-ikan yang hidup di sungai bersarang pada media tersebut.
-
Raba
Sama halnya dengan kumpai paiwakan maka media yang digunakan adalah batang pohon dan enceng gondok. Namun, pemeliharaan ikan ini lebih dkhususkan sebagai tempat memancing dan menombak ikan yang hidup didalamnya.
-
-
Danau
-
Daerah Kalimantan Selatan terdapat dua buah danau yaitu danau panggang di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan danau bangkau di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, ada berbagai macam ikan yang dihidup didanau tersebut, penangkapannyapun masih menggunakan alat-alat tradisional yang disesuaikan dengan pola musim.
-
-
Sungai paiwakan
-
Anak-anak sungai ditujukan kedaerah rawa untuk kemudian sebagai tempat perkembangan ikan dengan menggunakan penghalang yang terbuat dari bamboo, pada saat musim penghujan maka penghalang antara anak sungai dengan rawa ini dibuka dimaksudkan agar ikan-ikan ini kemudian tertampung di air rawa.
-
-
Sumur paiwakan
-
Hampir sama dengan sungai paiwakan, tetapi biasanya jauh dari tepi sungai, hingganya terdapat kesulitan untuk mengambil hasil ikan dari sumur paiwakan ini.
-
-
Pirungkang
-
-
Perikanan laut
Khusus bagi masyarakat yang bertempat tinggal ditepi-tepi pantai sebagai mata pencaharian utamanya.
-
Peternakan
-
Peternakan kerbau atau hadangan (dilakukan di daerah dataran rendah dan dataran tinggi)
-
Peternakan sapi
-
Peternakan itik
-
Peternakan ayam rumah
-
Meramu
Kegiatan meramu yang ada di masa sekarang ini yaitu:
-
Meramu galam
-
Meramu kapur naga, papung, dan balangiran.
-
Meramu halayung dan sirang
-
Meramu rotan
-
Kerajinan tangan
Ada beberapa jenis kerajinan yang berkembang di Kalimantan Selatan antara lain:
-
Penggosokan intan dan batu-batu alam
-
Kerajinan dengan media daun-daunan (misalnya daun rumbia)
-
Kerajinan rotan
-
Kerajinan jangkang
-
Pertukangan rumah
-
Tukang mas
-
Kerajinan kuningan
-
Pandai besi
-
Kerajinan gerabah
-
Kerajinan pembuatan kain tradisional
-
Kerajinan pembuatan alat penangkap ikan
-
Pembuatan anyaman purun
-
Kerajinan sulam-menyulam dan membordir
-
Pembuatan kue-kue tradisional
-
Kerajinan anyaman bambu
-
Kegiatan perdagangan
Kegiatan perdagangan ini berkembang pada masyarakat yang bertempat tinggal di bantaran sungai, bidangnya sendiripun ada berbagai macam perdagangan yang dijalankan oleh masyarakatnya sesuai dengan tingkat keperluan. Namun, ada ciri khas dalam kegiatan berdagang itu sendiri yakni dikenalnya system penyambangan atau pembalantikan (sebagai pedagang perantara antara produsen utama dengan konsumen tingkat lanjut yang biasanya menunggu ditempat-tempat tertentu untuk membeli secara langsung barang-barang yang akan dijual langsung dari produsen).
Sumber Bacaan:
Idwar Saleh, dkk. 2007. Urang Banjar dan Kebudayaannya. Kalimantan Selatan: Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pustaka Banua.
Tim penyusun. 1983. Sistem Ekonomi Tradisional Sebagai Perwujudan Tanggapan Masyarakat Terhadap Lingkungannya Daerah Kal-Sel. Banjarmasin: DEPDIKBUD.
Kumpulan Goresan Pena (Puisi ke-2) Maret 28, 2009
130408
Dentang jam itu membuyarkan lamunanku akan engkau
Dia selalu hadir di tiap-tiap detik menunggu datangnya engkau
Kau bawa aku mengukir indahnya kanvas-kanvas cinta
Dan aku tau apa artinya diriku tanpa engkau
Atau lukiskan bayangan indahnya cinta yang kau pupuk untukku
Dan aku terbuai dan terhanyut bersama indahnya bunga diantara dua musim
Kau berikan aku arti cinta sebenar-benarnya cinta
Sayangku padamu membuat karatan yang tebal dihari ini
Jika kau acuhkan aku sehari saja, entah apa yang akan terjadi
Cahya ini akan hilang-meredup mengurai gelap
Aku disini selalu menanti hari-hari bersamamu
Aku disini selalu menaruh harapan besar untuk selalu bersamamu
Kepada (010107)selasa
Kepada khayalan aku menyandarkan anganku
Sebab hanya dia yang tak mampu ungkap dalam kenyataan
Kepada sedih aku pupuskan kehampaan
Sebab hanya dia yang tak bisa kukubur dalam jurang hatiku
Kepada angin aku bawa pesan dari hati ini
Biar takkan ada yang tahu dia juga begitu
Kepada malam aku enggan kembali pada pagi
Biarkan aku tak jumpa kala mentari bersinar
Kepada cinta aku tebarkan debu-debu rindu
Dan andai saja tangan halusnya belai penuh makna
Kepada senyumannya aku angkuhkan cintaku padanya
Dan hanya kau yang dapat rasakan ketulusan yang ada di dalamnya
010108
Disini (In here)
Ada api yang takkan pernah padam
Meski kayu habis dimakan bara
Dan disini, asap itu menyampaikan pesan padanya
Dimana kokohnya angin menerpa goyah…
Ia menghilang, meski asap itu terus mencarinya
Dan terus hingga menyatu dengan sang awan
Awanpun menyesal karena ada pesan yang tertunda
Dan tepat disini memanggil namanya
Disini seakan pagi enggan menjemputku
Hingga membiarkanku larut bersama rembulan
Menyelami makna sejuk yang tersimpan diantara cahyanya
Dan aku disini akan tetap bersama malam hingga ia menjemputku
Bingkiskan bintang hati ini bersama mentari
Menatap kejujuran dimatamu
Menyiratkan sejuta rindu yang menggelora didalamnya
Seakan semuanya kembali mengukir kenangan
Bersamamu seolah tanpa akhir
Menggenggam erat tanganmu beri kehangatan
Menyejukkan kala bersama denganmu
Dengan sejuta rasa yang campur aduk dihati ini
Dan engkaulah orangnya
Ku genggam erat getaran cinta yang ada didirimu
Sosok dirimu begitu indah dan menyentuh kalbu
Rasa sayang diriku kadang menyiksa diri ini
Apakah kau mengerti dan coba pahami hati ini
Kapal cintaku
Dihatimu kulabuhkan singgasana hatiku
Kutautkan erat pada jangkar cintamu
Kau bawa aku berlayar mengarungi samudera cinta
Melepaskan semua lembayung masa lalu
Aku menyerahkan semua cinta ini pada sang nakhoda
Ia yang akan mengendalikan dan membawaku pada indahnya cinta
Rasa sayangku padamu menghayutkan semua halangan
Dan engkau mampu menerjang gelombang asmara
Kutautkan segenap perasaan dan jiwaku ini bersama dirimu
Sebab indahnya tatap matamu mengurai senyum dihati ini
Takkan kugadaikan hati ini untuk orang lain terkecuali dirimu
Dan inilah suasana hatiku yang sejujurnya
240408 (kamis)
Sosok dirinya menguak kembali lekat kedalam dirimu
Kenangan dirinya takkan pernah kabur dalam benakku
Walau duniaku dan duniamu telah jauh berbeda
Dan aku telah punya orang lain sebagai pengganti
260408 (sabtu)
Mengawali puisi cinta dengan makna persahabatan
Batinku berontak memahami kasihnya
Belaian lembut tangannya tiada lagi kurasakan
Teduh sinar matanya sudah dipupuskan
Rangkaian kata-kata itu sudah tak punya makna
Saying haruskah kulepaskan jeratan cintaku ini
Agar kita mutlak merasakan kebebasan
Laksana sang burung melebarkan sayap terbang tinggi
Kondisi cinta kita ini serapuh daun kering
Kekeringan hati ini enggan bawanya pada kebahagiaan
Cahya hatiku telah kau redupkan
Dengan hadirnya dia sebagai perantara kita
Lembayung masa laluku
Segurat lembayung masa laluku terurai kembali
Memilih dirimu sebagai pengganti dirinya
Tak ada yang salah dengan perasaan ini
Keberadaan dirimu merupakan anugerah terindah
Huh… walau aku tahu dirinya telah berbeda
Tak mungkin kuharapkan jalanku sama dengannya
Salah apabila takdir dianggap kejam
Kadang kebahagiaan itu bersembunyi dibalik kesedihan
Tak ada yang kau tipu dengan kasih saying ini sebab,
Dihatiku memang telah tersimpan harta tak ternilai
Dan tak ada yang mampu membelinya
Sebab cinta dan sayang ini tulus dari hati
Awal dan akhir (270408)
Kapan terakhir kudengar sapaan lembut sebelum tidur
Menjagaku dari mimpi-mimpi buruk
Kapan terakhir kali kau ucapkan sayang padaku
Rangkaian kata sayang itu buat aku selalu ingat kamu
Kapan akan kau awali kemesraan seperti dulu
Lembut sentuhan tanganmu lupa akan semua dukaku
Mesra tatapan matamu buat hilang semua risau
Kutunggu… dirimu seperti dulu
Jalinan kasihmu
Memilihmu adalah kebahagiaan terbesar bagi diriku
Sesal yang ada tak mengalahkan jalinan cinta yang kau anyam
Kekuatannya kokoh sekuat benang nylon
Kelembutannya selembut kain sutra
Menyelami hari-hari bersama dirimu membuat waktu semakin pendek
Menyelami palung hatimu tak kuasa kutahan
Dan andai kau izinkan aku memasukinya
Akan kuwujudkan semua mimpi-mimpimu bersamaku
Rasakan apa yang ku rasa sayang…
Pernahkah kau alami kegelisahan sepeti yang kurasa
suaramu getarkan hatiku
Sehari tak ada kabar dari sang kekasih
sentuhanmu menjalar kesanubariku
Membuat otakku dipenuhi pikiran-pikiran negative
tatapanmu hentikan aliran darahku
Kapan kau mengerti kegelisahan yang kualami pelukanmu hangatkan hati ini
Senyumanmu lupakan semua sedihku
Jujur kuungkapkan disetiap puisi-puisiku
Engkau sebagai sumber inspirasi ditiap baitnya
Baying wajahmu gerakan penaku
Senyum yang hiasi wajahmu buatku rindu
Mengapa aku jadi begini gila
Lupa akan waktu, lupa akan sakitku
Semuanya seakan hilang ditelan candamu
Ingin aku tahu perasaan yang kau rasa
Tanyaku
Malam ini dingin yang kurasa bukan dingin seperti biasa
Dingin ini datang dari dinginnya sikapmu padaku
Ingin kutanya hatimu untuk siapa?
Ingin pula kubuka pintu hatimu!
Agar semua pertanyaan-pertanyaanku dapat terjawab
Bukannya aku tak percaya pada tutur lisannya
Tetapi, ada banyak godaan yang datang menyapaku
Pendiriankupun terkadang dapat digoyahkan pula
Pemuja cinta di dalam bayang kerinduan (240608)
Melayang bebas, itulah ungkapan yang cocok untuk hatiku
Membayangkan dirimu akan jauh dari sisiku
Seakan menyiratkan sebuah kisah cinta yang terpisah jauh
Dan disini aku, menjadi pemuja sejati datangnya engkau
Bisakah kau Tanya pada nuranimu…
Berjuta keluh ingin kusampaikan
Pada angin agar dia datang dan ungkapkan kerinduan yang tak tertahan
Tapi usahlah, cukup untuk diriku saja
PUISI TERKHUSUS
First day (040508)
Hari keempat dipenantianku menunggu dirimu
Gelisah,
Aku tak tahu ada apa denganku?
Kala kau datang buyarkan kata menunggu
Bisikkan keangkuhan didepan dirimu
Sejujurnya aku ingin bilang rindu
Dan betapa inginnya ku jumpa dengan dirimu
Apa yang hendak kutulis dikertas ini
Entah mengapa semua inspirasiku hilang
Yang kuingat hanya kata instuisi dirimu
Dan itu tepat kala kau datang
Bayang wajahmu, senyummu semuanya terekan baik di memory otakku
Dan kurasa apapun yang ada di dirimu
Tak dapat tergantikan dengan orang lain
Second day (050508)
Seputih lembaran kertas yang akan kutuliskan sebait puisi
Turut mewakili sejuta kata yang ingin kusampaikan
Dan aku telah kehabisan kata untuk mengisyaratkan dirinya
Seolah tak ada kata yang tepat untuk mewakili perasaan ini
Sepolos lembaran kertas ini
Tak inginkutorehkan noda yang akan lukai dia
Sebab bukan noda yang akan kuberi
Tetapi, sebuah perasaan yang aku sendiri tak mengerti
Belum pernah aku miliki sebelumnya
Apakah pencarianku terhenti pada dirimu
Third day (060508)
Dekatmu… seolah lupakan keluh kesahku
Menatap matamu buyarkan semua emosiku
Derap langkah denganmu hadirkan keceriaan
Mampukah aku meninggalkan letak kebahagianku
Menyayangi dirimu mewujudkan keindahan disetiap pesona
Memilikimu adalah impian bagi sang pujangga
Sebab sang pencinta sendiri telah kehabisan kata
Untuk memuji dan menyanjung sang dara
Fourth day (070508)
Hari-hari yang kita jalani bagai menjembatani dua jalan
Dimana perlintasan telah pertemukan kita
Kau dan aku dalam makna kasih sayang
Terobati sudah luka yang ada dihati
Aku tak ingin seperti lilin
Yang hanya mampu terangi sekitarnya, tetapi melelehkan dirinya
Aku ingin selalu ada disenang dan sedihnya
Sebab engkau adalah jiwa dan gairah kehidupan
Kata sayang yang terucap dari bibirmu
Adalah kat terindah bagi pencinta sepertiku
Engkau adalah pelita penunjuk arahku
Dan tetaplah menjadi penerang bagi hati dan jiwaku
Fifth day (080508)
Semua keluh kesahmu adalah keluh kesahku juga
Riang tawamu ingin iringi derap jalan kita
Kemana jejak langkahmu disitu akan kulabuhkan
Dan kuharapkan jangan pernah ada duka
Dua hari lagi umurmu bertambah
Kuharap diultahmu sekarang
Akan menambah rasa cintamu pada Tuhan
Sebab kita hidup bukan untuk selamanya
Kalau tiba saatnya kematian akan datang
Kumpulan Goresan Pena (puisi1) Maret 28, 2009
23-Augst-2007 (Thursday)
kebodohanku
Apa ini hanya untuk mengalihkan perhatiannya
Coba lari dari kenyataan yang ada
Apakah pilihanku ini salah
Merusak hubungan yang sudah lama terjalin
Relakan sahabatku untuk menderita
Menepis angan yang dipendamnya
Tapi dia salah mengatikannya
Mengapa ku biarkan saja itu terjadi
Ah…… bodoh ….
Boleh saja kau rebut cintanya
Haruskah ku rusak persahabatanku ?
Jujur ataukah dusta aku pada dirinya ?
My best friend
Dia ada dikala gundah melanda
Dia ada memberi cahaya diantara keredupannya
Beri ceria waktu sedih dibalik itu
Aku rindu, ingin kubersamanya seperti dulu
Miliki dirinya, aku tak bias sepenuhnya
Relung hatinya … tak ada celahnya untukku
Mimpkah aku selama ini
Berharap dia dating beri cinta
Ku pikir aku salah miliki perasaan ini
Hati tak bias dustai tingkahku
Lupakan saja …
Anggap tak terjadi …
Kebohongan
Ada kebahagiaan yang dating lewat kata-katanya
Ada kerinduan yang hadir dihembusan angin malam ini
Aku merasakan cinta tapi bukan dengan dirinya
Tak usahlah kupikirkan itu
Jalani saja … siapa tahu itu keberuntunganku
Kenyataan itu buruk atau baik
Yang jelas aku telah meniti kebohongan
Miliki kisah baru dan lembar baru
Menyibak tirai, hampa dihati
Lihat diriku lihat hatiku
Manisnya … tapi bertumpah nista
Pahitnya … meliputi bahagia yang semu
Sebelum cahayanya hiasi relung hati
Uraikan makna cinta sesungguhnya
Aku telah jalani kisah ini
Akankah ini menuai benih kebahagiaan
Awal
Awal cerita cinta dimulai dengan benci
Pengertian dan kesabarannya buka hatiku
Mengubah pendirian goyahkan perasaan
Tapi itulah aku …
Campur adukkan khayalan dan kenyataan
Bukannya aku egois
Tapi haruskah menunggu selama ini
Tanpa kepastian dalam kebimbangan
Pilihan hatiku jatuh pada dirinya
Semoga ini pilihan terbaik untukku
Pertama dan terakhir cintaku dengannya
Hanya dengan dia dan dia …
Dirinya
Engkau pujaanku engkau pelindungku
Beri kehangatan dikala kebekuan hati
Ceriaku ada bersama dirinya
Bisikku hanya terdengar oleh nya
Bias dirimu ingin kupeluk erat
Biar kita bias rasakan hangat bersama
Jujur aku sayangi dirimu
Kau lengkapi ruang-ruang dihatiku
Kembali
Sayap-sayap kecil itu
Perlahan mengutuki dirinya
Mencoba lari dari kehidupan
Menghapus semua perih ini sendiri
Aku yang dulu mampu sinari hatiku
Kini tak mampu beri terang
Tetesan embun yang sejukkan hati
Ternyata berubah menjadi tetesan darah
Adakah segelintir harapan untuk diriku
Atau hanya pikiran kosong tanpa makna
Sayang
sayang aku tak mampu menatap lekat matamu
Sebab aku takut akan ada cinta lain
Sayang aku tak mampu ungkap sayang dihadapan dirimu
sayang … aku tak mampu jadi seperti yang kau impikan
sebab kau telah memilih dan itulah jalannya
jalan berliku yang akan kita hadapi
jalan persimpangan yang menentukan
sayang jangan kau rubah pendirianku
sebab rasa saying ini telah kau miliki sepenuhnya
dan cintaku akan kupersembahkan untuk dirimu seorang
jangan biarkan oranglain merenggut dirimu dari ku
rasa percaya ini kadang tak mampu bendung kekhawatiranku
entah ada bisikan apa yang menyatakan kau bohong dengam diriku
ku inginkan kata mngerti dibalik diamku tersimpan ketak percayaan.
Mimpi
Ada mimpi yang tak mungkin tercapai dialam nyata
Melayangkan sejuta pandang tak bertuan
Tumpahruah menytukan asa
Serasa alam nyata tetapi itu adalah khayalan
Bayangkan dia ada disini sekarang
Kau pandangi lekat matanya dan senyumnya
Bayangkan genggaman tangannya
Membalikkan jiwa yang haus akan cinta
Pilihanku
Pilihan itu menjtuhkan semua anganku
Engkau punya pesona tersendiri dihatiku
Tetapi seolah kau malah menjauh dari diriku
Imajinasiku seakan lepas tak tentu arah
Hanya kepada engkau kusandarkan raga dan hati ini
Karena dirimulah yang mampu menghlangkan kenangan dimasalalu ku
Hanya kepadamu lah ku larikan imajinatifku
Sebab dirimu menjadi tiang pendirianku
Coople HunnY (080208)
Cinta memang indah, tetapi dibalik keindahan itu
Tersimpan sejuta kesuraman yang aku tak tau
Seakan aku mendambakan cinta yang harus mengalir dari bibirnya
Tulus, ungkapkan seperti yang tersimpan dihatinya
Aku pengkhayal ulung yang mencari cinta
Dan dia datang bawa manisnya cinta
Aku benar-benar telah terhipnotis kala bersamanya
Dan akupun tak sanggup menatap indah matanya
Satu hal lagi yang akan segera aku sadari dari semuanya
Aku tak mampu untuk kehilangan dirinya
Yang akan sinari hari-hari bersamanya
Aku mencintainya dengan sebobroknya cinta yang kuketahui
Dan aku tak menyadari dirinya hadir bingkiskan sejuta pesona
Embun menyibak pagi
Coba lihat air hujan turut membasahi pagi
Embun seolah diam dikalahkan hujan ini
Embun hanyalah sebatas embun diam bisu
Mirisnya hati ini turut tersaput oleh hujan pagi ini
Aku diinjak orang sudah tak menghargai aku sebagai embun
Aku diremehkan apalah arti setetes embun pagi
Mungkin tak mampu legakan hausmu
Daun-daun turut membasahi pagi …
Dikala sang surya belum ingin mengambil permataku
Burung-burungpun Cuma berkicau
Tanpa mengerti keterbatasan yang aku punya
Aku ingin seperti dirimu … hujan
Keterbatasanku membuat aku rendah diri
Apa yang dapat aku banggakan
Sang suryapun enggan mengerti diriku
Luka di jalan ini
Jalanku sekarang ada dipersimpangan
Ak ingin terus tetapi harimau menghadang
Aku belok. Namun ada dua pilihan
Aku bingung … sesulit inikah jalan hidupku
Mirisnya hatiku telah beri luka berkepanjangan
Kapan ada yang bias mengobatinya
Memberikan jalan yang terbaik tanpa beri luka
Pilihanku sekarang bukan ada pada dia hanya pada diriku
Butakan cinta untuk orang lain
Kau bilang aku buta …
Kau bilang aku orang yang paling egois
Kau bilang aku cewek yang aneh
Kau bilang sku orang yang terlalu menuntut kesempurnaan
Dimana nuranimu sekarang, aku buta karena dibutakan cintamu
Egois… ingin miliki dia dan hatimu seutuhnya
Dimatamu keanehanku bagai sebuah debu tak berarti
Kesempurnaan bagiku adalah penebus kesalahanku dimasa lalu
Malam dalam kerinduan
Sejenak aku larut diantara keheningan malam
Rembulan beri cahya, diam tanpa makna
Hanya ada deru angina mengibas cakrawala
Kehidupan terus menghantui kisah kelam
Deburan gelombang menghembus banyu kedepan
Seakan menyerah terus mengalah mengikuti dirinya
Bayangan dirinya muncul mewakili remang cahya lampu
Perhatikan dia ada gurat rindu dimatanya
Kebisuan dimalam ini turut buat sedih sang bintang
Sebab dia tak bisa hadir karena kabut menutupinya
Kabut hitam yang selamanya tak bisa menyatu
Bintang tak bersedih aku akan tetap menantimu dengan setia
Bayang masa laluku
Bantu aku buang semua beban ini
Karuhnya bagaikan menaruh kehampaan
Aku tak bisa kembali kemasa laluku
Masalalu yang mampu mengikis semua kesedihan
Tak mampu lagi aku mengurai tawa
Hanya ada penantian dan berharap dia akan menjemputku
Akankah itu terjadi tepatkah khayalanku
Berjalan dihadapan ku merubah semua bagai dongeng
Kini aku taka menyadari akan kelemahanku
Dia takkan hilang dari ingatan dan hatiku
Hanya dia merubah isi dari relung hatiku
Dialah yang beri warna dan harumnya cintaku
Sayang denagrkan aku
Aku putus asa sayang
Aku tak mampu menyembuhkan luka ini sendiri
Aku kecewa sayang
Rasanya aku terombang ambing dilautan cintamu
Aku berubah sayang
Seakan kau orang yang mampu lukiskan luka dikanvas cintaku
Perasaanku seakan terkoyak oleh penantian tak berujung
Aku menuai cinta tetapi aku sendiri tidak tau bagaimana menyimpannya
Ditenunnya engkau dengan benang emas tetapi kekusutan diselanya
Tapi engkau tak pahami semua itu… takkan pernah
What’s love ?
Sekarang aku mengerti apa itu cinta …
Dia yang leburkan besi diantara kekrasannya
Dia yang beri warna pelangi tepat indah tanpa cela
Dia yang mampu tuliskan segala hal yang bagiku sangat mustahil
Dia yang mampu buat riak di hempasan gelombang laut
Cinta tanpa torehkan getah yang mampu sakiti jiwa
Cinta, beri aliran baru diseluruh urat sarafku
Cinta, dan kesetiaan bagai hembusan angina kesejukan
Cinta bawa lilin tanpa beri lelehan dibadannya.
Go to home
Aku mengalami masa peleburan cinta
Dikala ingin melupakan dia datang mengemis cintaku
Sudah dia datang … kau berpaling kembali
Jangan salahkan aku bila tak temu pandang dengan mu
Ada masa-masa indah tapi hanya sebagai kenangan
Dan kaupun mungkin tak mengingatnya kembali
Atau malah menguburnya dalam sebuah penantian
Menyerah hanya jadi awal kebencianku
Dikala itu semuanya terasa indah tapi semu
Kapan itu hanya sementara diantara kehidupanku
Anggap saja itu semua awal pisah kita
Dan biarkan kita berjalan menurut garis cinta masing-masing
(Diantara)
Aku diantara temaramnya cahya nan tiada
Menyembunyikan luka lama berbekas
Takdir seolah memisahkan cintaku dengannya
Menyiratkan cinta lewat mata hati
Cinta Kilat
Apa itu sentuhan pertama dengannya
Entah apa terjadi setelah itu
Apa saja yang dirasakan setelah bertatap mata dengannya
Ada sejuta cerita yang tak sanggup Ku tuangkan
Dan ketika semua sudah berlalu
Sejuta kenangan itu kembali torehkan cerita lama
Dan dialah yang kan menjadi pengganti dirimu
Biarkan saja ini bergulir seiringnya waktu
Sebab engkaupun Cuma bisu, diam, terpana …
Entah apa yang telah kau rasuk dijiwaku
Engkau menjadi puncak pemikiran dalam jiwaku
Dan dia tetap diam … padahal dia tahu
AKU MENYAYANGINYA
Aku kehilangan dirinya
Dimana saatnya aku bercanda
Dimana saatnya aku tertawa lepas
Hanya ada riang, gembira berdua
Ada sesuatu yang hilang dari diriku
Aku kehilangan arah dan kendali
Tanpa dirinya aku bagai mobil tanpa rem
Didekatnya ada kebahagiaan yang terpancar dari dirinya
Mimpikah aku dalam buayan hangatnya
Kepercayaanku memudar kala menatapnya
Ada bekas kebahagiaan dikala itu
Aku tak sanggup untuk mengikis cinta dengannya
Kupu-kupu
Kupu-kupu yang cantik secantik awan biru
Bantu aku beri pesan cinta kepadanya
Kokohkan sayapmu agar aku bisa hidup dalam kepastian
Kupu-kupu kepakkan sayapmu hingga kepakan terakhirmu
Bayang-bayang dirinya tak bisa melebur hingga kini
Entah pertanda apa, tapi inilah sekarang
Aku pinta kepadamu kupu-kupu bersayap mungil
Tujuanmu ada bersama kepingan puing-puing cintaku
Kupu-kupuku beri aku senyuman teraknir
Biar Ada lega dihatiku yang menanti
Agar ada obat dikala aku menunggu kedatanganmu
Wahai kupu-kupu ingatlah selalu pesanku
Dimana dia
Angin uraikan apa yang ada dihatiku padanya
Biar dia tahu apa yang aku pikirkan
Kadang terasa bodoh dan dungu otakku
Apalah daya ke terus memikirkannya
Tak mudah melupakan indah bolamatanya
Indah senyumnya, seindah untaian kata yang dilantunkanya padaku
Kadang terasa bodoh…
Mengapa waktuku harus ku sia-siakan
Tampangnya tak seindah yang kubayangkan
Cinta… apa itu cinta ku telah bosan dengannya
Dia melupakanku… entah sedang apa dia sekarang
Cinta, busyit dengan cinta yang telah menipuku
Merangkai kata semanis madu tetapi pahit dihati
Rindu membayangi cinta
Kesedihanku muncul kemmbali menguak kisah lama
Terkenang kata-katanya beri kekuatan
Hanya dia yang dapat beri tenang dihati ini
Entah apa tetapi sang jarak tak mendukung langkahku
Tangisanku tak ada yang hentikan
Disaat dia ada, tak ada istilah sedih dikamusku
Yang aku kenal hanya bahagia
Tetapi duka sekarang kan ku tanggung sendiri
Mengapa ia dijauhkan dari diriku
Waktu pertemukan kembali aku dengannya
Agar aku dapat tumpahkan seluruh isi hatiku padanya
Biar aku pupus hampa yang selama ini melanda diriku
Pupus
Rentetan alur ceritaku
Menoreh luka pada kanvas sang pelukis hati
Menyayat hati pada puisi sang pujangga
Memanah lepas kepada sang pencinta
Jauhi aku dan hentikan aliran nafas ini
Biar hilang perasaan ini padamu
Yang biarkan jantung ini berdetank untukmu
Biaskan saja pada sang pelangi
Sebab akulah pelangi menyibak warna
Akulah mentari pagi beri kehidupan
Akulah embun yang beri sejuk padanya
Akulah remaja bawa cerita pada kekasihnya
My Sad
Perih jiwa ini meniti jembatan cinta
Bersemayam diantara janji-janji pengorbanan
Yang seakan meleleh menjadi lilin tanpa nyala
Kemauan yang ada sudah terkoyak oleh dustamu
Desingan peluru tembus ke rongga hatiku nan suci
Desiran anginpun tak mau kalah turut mengikis perih
Adakah sebertik harapan mampu keringkan luka ini
Penyesalan berkepanjanganmerenggut bahagiaku
Gambaran gurat kesedihan selalu terlihat diwajah ini
Wahai cinta isilah kembali hati ini
Dengan embun-embun yang mampu ceriakan pagi
Bersama mentari beri pesona dihari ini
(…)
Ditengah putaran roda hati
Ia turut pula mengisi udara didalamnya
Tapi hari ini udara itu meracuniku
Menuntut keadaan awal kepadaku
Seakan baru saja kau tersenyum manis kepadaku
Tapi sekarang hilang, menghilang di balik kabut pagi
Seakan baru kemarin kau bercanda riang denganku
Tapi mengapa sekarang berganti duka
Kenapa anggap aku patung nan patuh padamu
Setelah kau beri apa yang wanita inginkan sebagai wanita
Kau perlakukan dia laksana ratu
Dan sekarang kau diamkan dia seperti patung
Aku tahu tak mudah mengungkap itu
Apa gunanya sekarang toh sudah terlambat
Kau jauh terbatas waktu jumpa denganku
Sudahlah tutuplah lembaran ini
Adakah Ia
Coba bingkiskan aku hdiah yang mampu lupakanmu
Coba rayu aku agar aku muak padamu
Coba buat aku bahagia agar air mata ini tak tumpah karenamu
Coba beri pelkan terhangatmu agar aku hilangkan bayangmu dari memoryku
Adakah tak kau cipta air mata untukku
Adakah mimpi yang jadi nyata setelah denganmu
Adakah bahagia yang kulalui dengan bersamamu
Tak ada hanya luka, luka terdalam yang kau toreh dihatiku
Mampukah kau pikirkan aku disaat gundahku
Mampukah kau beri aku tenang disaat asa mulai pupus
Ada maaf yang akan selalu ku tunda untukmu
Dan tak akan pernag terucap untuk semua kesalahanmu
Air hujan
Air hujan dikala itu turut jadi saksi
Sebuah saksi bisu kebersamaan kita
Air hujan pula yang beri kesejukan pada kita berdua
Meniti kasih diantara kebisuan
Air hujan pula yang saksikan perpisahan kita
Dengan senyum anggun menyipuku
Kau bisikkan hatiku dengan kasih sayang
Hadirkan cinta disanubariku
Dan mungkin air hujan itu pula yang mengerti
Saksi duka mendalam dibatinku
Ingatkah kau akan cerita-cerita kita ini
Ataukah kau kubur selamanya…
Kala Itu
Telapak tanganmu menyatu denganku
Menuangkan arti sebuah cerita cinta
Peluk hangat tubuhnya beri warna
Menebar senyum kala berdua dengannya
Matanya beradu pandang dengan mataku
Menyiratkan kisah yang sempat tertunda
Mewujudkan kasih hanya sebagai angan
Dia … dan aku punya sentuhan dalam satu wadah
Terlanjur rapuh pula jalinan cintaku
Terlanjur rapuh pula untuk mengayamnya
Tapi suara hati ini telah memilihnya
Dingin
Dingin yang menusuk tulang dipagi ini
Tak sebanding dengan dingin yang kau beri padaku
Tanpa cahaya dan tanpa kehangatan
Aku tak mencari apa itu cinta
Syahdu getar suaramu
Tak mampu berikan nyanyian surga untuknya
Kesejukan embun pagi
Tak mampu sejukan hatiku yang luka
Bukan aku ingin lupakan bayang dan senyummu
Tapi niatku hanya ingin mengukir sebuah cerita baru
Tanpa menghadirkan kembali dirimu
Cerita lama
Literatur kehidupanku bagai rekayasa
Meski aku inginkan dirinya
Tapi aku sudah tak mampu mengukir cinta dihatinya
Meki sudah berjuta luka ditorehkannya
Benteng diri inipun tak bisa manghalau musuh
Musuh yang nyata berupa rangkaian kata lembutku
Bertahan rasanya sudah letih aku bertahan
Dari semua rasa yang kudambakan
Semua kisah ini akan aku simpan dihati
Biarkan saja aku dan kau yang tahu cerita ini
Membuka lembaran untukmu takkan ku ulang kembali
Meski aku beri apa yang kau ingini
Meskipun nafas ini merupakan lentingan nafas terakhir
Detak jantung ini hentikan peredaran darah
Perjuangan ini takkan lepas dan terhenti
Walau kenyataannya seperti ini
Waktu
Pikiranku menembus cakrawala waktu
Memimpikan peristiwa manis diwaktu dulu
Mnerbangkan angan diantara putaran waktu
Memilih bayang semu dirinya
Apakah ada yang salah dalam diriku
Kau pikir itu wajar nyatanya salah
Apakah aku terus mengarungi mimpi-mimpi itu
Atau menghentiaknnya dan detakan sang waktu
Rasakan letih yang menyerang jiwa
Ataukah dia, kenapa aku begini
Tau kah dia apa sebabnya aku jadi orang tanpa arah dan tujuan
Tak usahlah dia tahu dan aku akan meniyimpannya sebagai rahsia
Kenanganku tersaput angin
Angin cinta nan buta
Miliki pesona berjuta godaan
Apakah angina itu merupakan kebahagiaan
Sempurna tanpa kesan itulah dia
Menyurutkan ingin bagi diri yang nista
Pilihannya tak pernah jatuh padaku
Lebih baik aku mengalah tanpa sebab padanya
Menggunakan akal sehat tanpa egoisme
Apakah bisa aku tak percaya
Bingung bimbang penuh kebisuan
Esok aku akan lari dan mencari jalanku
Menilai sebuah permata Maret 25, 2009
pernahkah kalian mendengar sebuatan “permata” yuep… sudah barang tentu istilah tersebut sudah tidak asing lagi ditelinga kalian, bagaimana kalian mambayangkan sebuah “permata” Ada yang membandingkannya dengan intan, emas, berlian, dsb. untuk pengertian secara harfiah permata adalah sesuatu yang sangat berharga. Saya bukan ingin membicarakan permata dalam arti yang sebenarnya, tetapi pada tulisan saya kali ini mengibaratkan istilah permata dengan perempuan, (kata lainnya Cewek, wanita, babinian), mungkin sebagian dari kalian ada yang ingin menaklukan hati seorang cewek? Atau malah pada saat ini masih PD-KT, atau malah ada yang cuma berani melirik?
bukan masalah kalian sedang berproses apa?yang jelas disini ada bocoran sedikit tentang bagaimana caranya menaklukan hati seorang cewek. Mau tau…?sedikit menuturkan tentang hati cewek, bagi persefsi sebagian cowo mungkin menaklukan hati cewek itu perkara mudah. Namun, ada pula yang menganggap sebegitu sulitnya untuk menaklukan hati seorang cewek,
kiat-kiat disini bukan hanya perkara phisicly semata atau materiil, yang jelas bobot antara keduanya harus seimbang, siapa bilang fisik tidak mendukung keberhasilan menaklukan hati cewek, penilaian cewek pertama kali malah dari bagian-bagian fisik ini, dulu ada ujaran urang bahari pandanglah laki-laki itu mulai dari kakinya. untuk sekarang ini ujaran itu telah berbunyi terbalik pandanglah laki-laki itu dari tampangnya, he_he2x
perkara fisik jangan pernah dijadikan alasan untuk mundur begitu saja dalam menaklukan hati seorang cewek, yang jelas mulailah berbenah diri untuk sesuatu hal yang lebih baik, bukan malah pergi ke salon (niatnya ingin mengubah penampilan), tetapi maksudnya adalah jangan pernah mengatakan diri ini jelek, tetapi ubah persefsi kalau kamu…cakep (so jangan menjadikan hal itu tampang kamu berlebihan/sombong)
sekarang ke permasalahan materill, materil disini tidak hanya terfokus pada harta semata, tetapi cenderung pada apa yang nampak dari si Cowo, misalnya saja “merk motor yang digunakan, merk HP, baju, atau seluruh atribut yang dimiliki si Cowo. parah memang kalau si Cewek telah menjatuhkan pilihannya pada salah satu pilihan diatas.
baik masuk kiat-kiat selanjutnya:
-
· bagi kamu yang masih PD-KT kenalilah sosok cewek yang ingin kamu taklukan hatinya, agar nantinya kamu tidak mnyesal (menyesal itu selalu datangnya terlambat terkecuali orang yang diseruduk kerbau) dan pastikan ia belum punya seseorang yang spesial dihatinya.
-
· sebelum memulai langkah selanjutnya, berikanlah sesuatu yang mungkin disukai oleh cewek itu (sebab dengan ini akan menimbulkan sedikit kesan kalau cowo itu perhatian)he_he2x gak perlu mahal yang penting moment penyerahannya tepat,
-
· beralih ke kiat selanjutnya kelanjutan dari yang diatas, BERI DIA PERHATIAN (tidak perlu berlebihan, tetapi gunakanlah kesempatan yang ada untuk memuji dirinya,, ingat jangan pernag sekali-kali kamu bilang di gemuk! cewek itu paling tidak suka kalau dia dikatakan gemuk. beneran lho!
-
· Sekarang gunakan pancingan, bukan memancing ikan maksudnya gunakan kata-kata yang mungkin tidak secara langsung untuk menafsirkan bagaimana tanggapan si cewe tentang kamu, misalnya saja tanyakan kriteria cowo seperti apa yang ia cari? ini penting mengingat kita harus tahu standarnya dulu, apakah fisik atau materi?
-
· nah… terakhir tinggal mencari waktu, suasan, tempat yang sesuai untuk manyatakan perasaanmu,
konteks yang ingin saya ambil adalah bukan dalam arti penyatakan perasaan seperti yang sering kita gembar-gemborkan, padahal ada hikmah lain yang terkandung didalamnya, permata itu tidak perlu dicari kesana-kemari, tetapi permata yang mahal itu sifatnya tersembunyi dan tidak dapat dicari sembarang tempat serta tidak digembor-gemborkan seperti permata-permata yang biasa.
key,,
kondisi fisik sungai veteran Februari 28, 2009
Bagi sebagian orang melewati jalan veteran Km.4,adalah hal yang biasa mengingat yang lewat sana baru pertama kali, tetapi tidak bagiku yang terkadang mewajibkan aku untuk melewati jalan tersebut. Apalagi jalan yang nantinya harus ku jalani ada beberapa pilihan salah satunya yaitu jalan veteran ini.
Kawasan jalan veteran ini berada dibantaran sungai Martapura yang alirannya melewati hingga kawasan ini, anak sungainya pun juga mengalir melewati beberapa kawasan dan salah satunya hingga kejalan veteran Km.4 hanya saja anak sungai ini telah tertutup oleh bangunan-bangunan yang sebagian besar masyarakat yang bermata pancaharian sebagai pedagang, maklum saja kawasan ini ramai karena banyaknya aktivitas perdagangan yang dilakukan.
Ketika Perda yang berisi (tentang pelarangan membangun rumah dibantaran sungai) menjadikan salah satu inspirasi pemerintah untuk mengembalikan sisa-sisa kejayaan (merivitalisasi) kota Banjarmasin sebagai “kota seribu sungai”karena predikat itulah pemerintah melakukan berbagai upaya agar dapat menyandang kembali predikat tersebut.
Melihat dari kacamata pemerintah sebagai salah satu usaha melakukan perbaikan infrastruktur guna tindak lanjut dari perda diatas, Yaitu dengan menertibkan bangunan-bangunan yang ada dalam klasifikasi berada dibantaran-bantaran sungai seperti dibawah ini:
-
Sungai besar (misalnya,sungai Martapura)
-
Sungai sedang (misalnya,sungai Teluk dalam)
-
Sungai kecil (misalnya,sungai-sungai yang melintasi di sekitar mesjid Sabilal Muhtadin),dan;
-
Anak sungai yang jumlahnya sangat banyak salah satunya seperti sungai yang melalui kawasan Jalan Veteran Km.5 hingga Veteran Km.3.
Penertiban bangunan dibantaran sungai yang dilakukan pemerintah daerah kota Banjarmasin berdampak pada pembongkaran rumah-rumah yang berada di jalan Veteran Km.4 dari seberang SLTP Negeri 7 Banjarmasin, walaupun dilaksanakan dengan jalan bertahap dari salah satu kawasan. Namun, apakah pemerintah telah memikirkan secara matang tentang konsep yang telah dijalankan tersebut. Bagi pemerintah ini adalah salah satu jalan menuju Banjarmasin sebagai kota seribu sungai. Penghargaan terhadap sungai di kota Banjarmasin yang dilakukan oleh pemerintah daerah memang patut diacungi jempol. Mengingat pentingnya air bagi manusia. Antara lain:
-
Penyedia air, hal ini sangat berkaitan dengan vitalnya air bagi manusia seperti minum, mencuci, dan banyak kegunaannya yang lain. Namun, seiring dengan bergulirnya waktu kualitas air di Banjarmasin semakin menurun, Bahkan secara spesifik tubuh manusiapun terdiri dari 70% asupan air.
-
Sarana transportasi. Khusus sungai-sungai besar yang menghubungkan satu wilayah denganwilayah yang lain untuk mengangkut keperluan masyarakat. Sekarang fungsi sungai sebagai sarana transportasi ini sudah jarang karena terjadi pendangkalan dan banyaknya terdapat bangunan diatas sungai atau di pinggiran sungai, baik yang dilakukan oleh masyarakat maupun pemerintah sendiri.
-
Sarana pariwisata, mengingat event yang dicanangkan oleh pemerintah yaitu awal 2009 tentang “visit Indonesia year 2009” menjadikan pemerintah dimasing-masing provinsi mengadakan perbaharuan dibidang kepariwisataan.
-
Penyedia tenaga, khusus untuk air yang mempunyai intensitas arus yang kuat sehingga dapat digunakan sebagai pembangkit listrik.
-
Drainase, fungsi ini sangat penting mengingat dilihat dari kondisi geografis kota Banjarmasin yang berada di bawa permukaan air laut sehingga dikhawatirkan akan rawan banjir.
-
Fungsi irigasi, pendistribusian air ke sawah-sawah juga harus didukung dengan kondisi sungai yang alirannya tetap sepanjang tahun.
Mungkin akibat alasan yang kuat inilah pemerintah apalagi dinas tata kota Kabupaten Banjar berupaya keras untuk menunjukan eksistensinya. Namun, apakah aka nada dampaka lain yang ditimbulkan akibat pembongkaran rumah-rumah penduduk di bantaran sungai yang tentunya akan dirasakan oleh masyarakat yang telah lama mendiami kawasan-kawasan yang dilarang untuk dibanguni tempat tinggal.
“Tak ada gading yang tak retak” sekarang kita berbicara dari sudut pandang dan kacamata warga yang rumahnya terkena pembongkaran. Disini tak akan kita lupakan bahwa pemerintah masih berbaik hati untuk memberikan ganti rugi terhadap warga yang rumahnya terkena pembongkaran yang semuanya telah diperhitungkan sesuai dengan ketentuan yang disepakati antara warga dengan pemerintah sendiri.
Oke dapat dibilang ini adil, (1×1=1 atau IMPAS)… yang tahu ada masalah dibalik itu hanyalah masyarakat yang terkena dampak. Seperti sulitnya mencari lahan pengganti yang sesuai untuk mengembalikan mata pancaharian mereka sebagai pedagang. Karena lahan yang ingin dibeli harus berada di pinggiran jalan yang harus banyak dilalui oleh calon konsumen.
“mahal” menjadi kata-kata magnet pengikat otak yang hrus diulang untuk mencari solusi atas problem mereka. Perbedaan harga tanah+bangunan dari tahun ke tahun menjadikan para pemilik modal (investor) bersaing untuk menguasai lahan-lahan yang strategis untuk diduduki, terkadang pembangunan ruko-ruko yang telah ada juga tidak dapat dijadikan solusi untuk mendapatkan tempat tinggal yang baru.
Mematikan usaha masyarakat bukan salah satu visi pemerintah. Namun, itulah yang terjadi sekarang dan itu dapat kita lihat dari tingkat pengangguran yang ada di kota besar (Banjarmasin).
Sekarang, haruskah aku kehilangan tempat tinggal? Teman-temanku, tetanggaku, dan bau harum wilayah kelahiranku, yang sekarang tersisa hanyalah rerutuhan rumah yang belum diangkut di tempat baru yang tentunya semuanya akan menjadi baru bagiku.
“Peranginan Ratu” Februari 28, 2009
Alhamdulillah,.
Pada tulisan saya yang kedua ini akan berbicara sedikit dibidang pariwisata guna mendukung visit Indonesia year 2009 yang selalu dingema-gemakan, bukannya tak mungkin menjadi aset pariwisata yang menjanjikan apalagi semenjak otonomi daerah yang mewajibkan para petinggi-petinggi daerah khususnya Kalimantan Selatan untuk berjuang membangun daerahnya disegala bidang.
“Peranginan Ratu” sebagai judul yang saya angkat akan mengingatkan kita pada sebuah nama yang tentunya tidak asing lagi ditelinga maupun dimata apalagi khusus bagi kalian yang sering pulang kampung kedaerah pahuluan (Hulu Sungai). Terletak antara batas kota Rantau dan Kandangan walaupun untuk jarak pastinya saya juga kurang tahu. Namun, tak perlu khawatir tidak sampai apalagi tersesat sebab plangkat nama Peranginan ratu sendiri diletakkan di 2 tempat yang berbeda yang masing-masing di tepi jalan menuju arah ke Kandangan.
Tempat wisata yang satu ini harus di tempuh ±5km dari plangkat nama yang ada di tepi jalan tadi, berbicara tentang tempat wisata yang satu ini akan mengingatkan kembali pada apa yang saya lewati dan lihat tatkala peranginan ratu sudah didepan mata. Danau yang luas dimana airnya berwarna hijau, sehingga ada satu pemandangan yang begitu mempesona ditambah dengan udaranya yang begitu sejuk. Sehingga tatkala akhir pekan sangat cocok untuk ajang refreshing (menyegarkan) fisik dan jiwa yang letih.
Sedangkan untuk fasilitas yang ada disana masih sangat minim, seperti perahu sepeda untuk kita yang ingin mengelilingi danau tanpa harus berjalan kaki mengingat memang tidak ada difasilitasi jalan yang permanen ditepi-tepi kolam.
Pengunjung dari luar kota akan sedikit kecewa apabila berniat menginap ditempat ini, sebab tidak tersedianya penginapan baik itu berupa pondokan atau sebagainya.
Selain itu dihari-hari biasa jumlah pengunjung yang datang ketempat ini relative sedikit hanya ada segelintir orang yang memanfaatkan tempat wisata yang satu ini untuk menjadi ajang liburannya.
Berbicara masalah kendala. Yang menjadi kendala sekarang saat memasuki wilayah Peranginan Ratu adalah kondisi jalan yang rusak, sempit, dan diperparah dengan tidak adanya tanda penunjuk jalan setelah kita memasuki daerah tersebut. Sehingga sedikit menyulitkan bagi pemula yang kurang memahami kondisi serta lika-liku jalannya. Akan ada indikasi tersesat apabila kita malas bertanya kepada warga sekitar yang bermata pancaharian sebagai penyadap getah. Seperti yang juga telah saya katakan sebelumnya fasilitas yang kurang memadai menjadikan kurangnya minat wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini.
Kendala-kendala diatas bukan tanpa alasan, mengingat kurangnya kesadaran para petinggi-petinggi yang mengurusi bidang kepariwisataan sampai kepada masyarakatnya sendiri untuk kurang mendukung perbaikan dan pemeliharaan dari yang sudah ada. Bagi saya pribadi lewat tulisan ini saya hanya ingin mengingatkan kembali Peranginan ratu adalah satu aset kepariwisataan yang harus diperjuangkan untuk dihidupkan kembali agar kelak bukan hanya orang-orang local yang berkunjung kesana tetapi tidak menutup kemungkinan orang luar Kalimantan hingga mancanegara. Tidak ada yang tidak mungkin/ imposible, tinggal upaya yang dijalankan harus berpegang teguh pada unsur visit Indonesia year 2009 yang sudah sering masuk-keluar di telinga kita. Pengelolaannya juga harus terorganisir dengan mengikut sertakan warga sekitar agar ada terjalin hubungan yang baik agar nantinya tercipta Peranginan Ratu seperti yang diidam-idamkan.
Telah nampak kerusakan dimuka bumi ini akibat tangan manusia (kutipan dari Q. S Al) yang semoga dengan ini kita dapat memelihara yang ada sebab Allah SWT menciptakan sesuatu tidak dengan kesia-siaan tinggal kita memanfaatkan diiringi dengan pemeliharaan yang telah ada termasuk Peranginan ratu. Sekian
Apa yang dimiliki Masyarakat Muara Hungi (Lap PKL 26-28 Des 2008) Februari 19, 2009
Desa Muara Hungi berada di Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang beribukota Barabai. Menurut bahasa, Hungi berasal dari bahasa dayak yang berarti “sasak” atau “hibak” (penuh). Dilihat dari komunitasnya dayak Hungi ini memiliki kemiripan dengan dayak Meratus, karena dayak Hungi ini merupakan persebaran dari orang-orang dayak Meratus.
Hasil wawancara kami dengan salah seorang warga Hungi ini, yaitu dengan Bapak Rohansyah dan Ibu Rusmiah dimana beliau menerangkan sebagai berikut :
Penduduk desa Muara Hungi ini memiliki aktivitas bertani ( Ladang Berpindah ) karena berada di daerah pegunungan. Selain itu, masyarakatnya juga memiliki aktivitas berkebun, seperti karet, kacang, pisang, kayu ( sebagai balok ) dan lain-lain. Hasil perkebunan ini, khususnya balokan kayu dijual kedaerah Manta. Sedangkan hasil pertanian seperti padi, lebih banyak disimpan daripada dijual. Sedangkan karet dan pisang bisa dijual kepada penadah.
Penjualan hasil perkebunan ini mengalami hambatan karena jalan yang menghubungkan desa dengan kota mengalami kerusakan. Menurut salah seorang informan, jalan itu dibuat sekitar tahun 2006. Selain jalur darat, jalur air juga digunakan sebagai jalur transfortasi, khususnya untuk membawa balokan kayu ke Manta.
Kepercayaan yang dianut oleh penduduk muara Hungi adalah agama Hindu, tetapi penduduknya tidak meninggalkan adat kebiasaan dari nenek moyang mereka, yakni kepercayaan kaharingan. Agama hindu baru mereka kenal sekitar tahun 2007. Yang dibawa oleh seorang pengamat hindu dari Bali yang bernama Wayan. Secara tidak langsung merupakan singkritisme agama.
Masyarakat Muara Hungi yang berjumlah 36 kepala keluarga ini, mempunyai satu orang pemimpin utama interdesa yakni pembakal (kepala desa). Mereka memiliki kebiasaaan ,engadakan aruh ganal dalam tiga kali setahun, tetapi acara atau aruh ganal yang sakral yaitu setelah panen, karena merwujudan rasa syukur oleh masyarakat Muara Hungi ini. Serta satu kali aruh Balanggatan yang dilaksanakan dalam sepuluh tahun sekali.
Balai merupakan pusat pelaksanaan kegiatan upacara-upacara adat. Selain fungsi tersebut, balai juga berfungsi sebagai tempat musyawarah adat. Kegiatan upacara itu seperti aruh ganal, sipadi balanggatan dan perkawinan.
Hal-hal yang menyebabkan konflik di Desa Muara Hungi ini seperti kedatangan orang lain atau orang luar yang membuka lahan milik mereka untuk parkebunan, dimana orang luar tersebut ingin menguasai hasil produksi dari perkebunan itu. Sedangkan konflik yang terjadi dimasyarakat Muara Hungi ini tidak ada, karena rasa kekeluargaan dari masyarakat ini sangat erat sekali. Walaupun ada konflik yang terjadi itu hanya perbedaan pendapat saja dan itu bisa diselesaikan dengan dan itu bisa diselesaikan dengan musyawarah. Asas kekeluargaan yang dijalankan sangat kental terasa apalagi saat berlangsungnya salah satu upacara-upacara adat yang dijalankan dengan kegotong royongan.
Untuk menjaga kekerabatan dengan daerah luar, khususnya daerah dekat atau tetangga, misalnya dalam upacara adat khususnya yang diselenggarakan setiap setelah panen. Masyarakat menyebarkan undangan keluar daerah untuk menjalin kekerabatan dengan daerah lain.
Konflik yang ada didaerah ini dapat dimanage dengan baik, mengingat kerukunan warganya yang sangat menjunjung kebersamaan. Kalaupun ada, itupun masih dapat diselesaikan dengan cara kekelurgaan. Apabila konflik tersebut melibatkan masyarakat banyak maka pihak yang harus turun tangan adalah orang-orang yang memiliki kekuasaan informal seperti tetuha adat, orang yang sangat dihormati dikalangan warga tersebut (pambakal desa Muara Hungi).
Mengingat tipe masyarakatnya telah terstratifikasi, akibat mata pancaharian penduduk yang berkisar petani dan pekebun yang memanfaatkan tanah sebagai sumber utama pendapatan mereka. Jadi, tanah merupakan faktor pendorong yang dominan warga untuk pemanfaatan yang maksimal. Sehingga dalam masyarakatnya mengenal para tuan-tuan tanah memiliki loyalitas dalam bidang tersebut. Asset pertama yang akan dinilai, yakni dari hal ini, luasnya tanah yang dimiliki oleh seseorang.
Hello world! Februari 19, 2009
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Your Comment